Frankenstein45.Com – 12 April 2026 | Pihak militer Amerika Serikat menyatakan bahwa dua kapal perang mereka, USS Frank E. Peterson dan USS Michael Murphy, telah memulai operasi pembersihan ranjau yang dipasang oleh Iran di Selat Hormuz. Menurut pernyataan resmi Pentagon, kedua kapal tersebut melintasi selat pada tanggal yang tidak disebutkan untuk memastikan jalur pelayaran internasional tetap aman bagi kapal dagang.
Iran menolak keras tuduhan tersebut. Juru bicara Angkatan Laut Iran menyatakan tidak ada kapal perang Amerika yang memasuki wilayah perairan selat pada saat itu, serta menegaskan bahwa operasi pembersihan ranjau tidak pernah dilakukan oleh pasukan AS.
Perselisihan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Teluk Persia, di mana Selat Hormuz menjadi jalur strategis bagi lebih dari tiga persen perdagangan minyak dunia. Kedua negara sama-sama menekankan pentingnya kebebasan navigasi, namun dengan narasi yang berlawanan.
- Nama kapal perang AS: USS Frank E. Peterson (DDG- xxx) dan USS Michael Murphy (DDG- xxx).
- Tujuan operasi: Mengidentifikasi dan membersihkan ranjau laut yang diduga dipasang Iran.
- Pernyataan Iran: Tidak ada kapal perang AS yang lewat; menolak tuduhan pembersihan ranjau.
- Dampak potensial: Jika benar, operasi dapat meredam risiko kecelakaan kapal dagang; jika tidak, dapat meningkatkan ketegangan militer.
Kedua belah pihak diharapkan dapat menyelesaikan perselisihan ini melalui dialog diplomatik untuk menghindari eskalasi yang dapat mengganggu stabilitas energi global.




