Frankenstein45.Com – 04 April 2026 | PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mempercepat upaya peningkatan layanan di jalur penyeberangan Ketapang‑Gilimanuk setelah mencatat lonjakan arus kendaraan yang signifikan.
Lonjakan tersebut dipicu oleh pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Timur dan Bali, serta meningkatnya aktivitas pariwisata. Untuk mengantisipasi tekanan tersebut, perusahaan mengimplementasikan serangkaian langkah taktis yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
- Penambahan armada kapal feri dengan kapasitas lebih tinggi, termasuk dua unit baru berkapasitas 120 kendaraan per perjalanan.
- Penyesuaian jadwal keberangkatan menjadi lebih fleksibel, dengan frekuensi meningkat menjadi 12 kali sehari pada jam sibuk.
- Peningkatan fasilitas terminal, seperti penambahan jalur parkir kendaraan dan perbaikan area tunggu penumpang.
- Penerapan sistem tiket digital terintegrasi untuk mempercepat proses boarding dan mengurangi antrean.
- Koordinasi intensif dengan otoritas pelabuhan, kepolisian, dan dinas perhubungan untuk memastikan kelancaran operasional.
Selain itu, ASDP menyiapkan program pelatihan bagi awak kapal dan petugas terminal agar mampu menangani volume penumpang yang lebih besar dengan tetap menjaga standar keselamatan.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan di area penyeberangan, memperlancar arus logistik, dan mendukung pertumbuhan ekonomi regional.




