Frankenstein45.Com – 07 Mei 2026 | Pembangunan Koperasi Merah Putih di wilayah kecamatan kini berada di bawah pengawasan Babinsa (Bintara Pembina Sub‑Teritorial) yang merupakan prajurit TNI. Tugas utama mereka adalah memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana, aman, dan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat setempat.
Untuk mendukung peran tersebut, Babinsa menerima pelatihan intensif selama dua minggu yang diselenggarakan oleh Agrinas. Bimtek (bimbingan teknis) ini memfokuskan pada teknik sipil, meliputi pengetahuan dasar perencanaan struktur, pengawasan kualitas material, serta prosedur keselamatan kerja.
Berikut rangkaian kegiatan bimtek yang diberikan:
- Hari ke‑1 sampai ke‑3: Pengenalan konsep koperasi dan peranannya dalam ekonomi lokal.
- Hari ke‑4 sampai ke‑7: Materi teknik sipil dasar, termasuk pembacaan gambar kerja dan perhitungan beban.
- Hari ke‑8 sampai ke‑10: Praktik lapangan di lokasi pembangunan Koperasi Merah Putih.
- Hari ke‑11 sampai ke‑14: Evaluasi, diskusi kasus, dan penyusunan laporan pengawasan.
Setelah menyelesaikan bimtek, Babinsa diharapkan dapat melakukan pemantauan secara langsung, mengidentifikasi potensi masalah teknis, serta memberikan rekomendasi perbaikan kepada kontraktor dan pengurus koperasi. Dengan begitu, proses pembangunan dapat selesai tepat waktu dan menghasilkan fasilitas yang aman serta layak pakai.
Keterlibatan Babinsa tidak hanya meningkatkan kontrol teknis, tetapi juga memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan sektor koperasi. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap program pembangunan berbasis koperasi yang berkelanjutan.




