Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS‑Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS‑Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun

Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS‑Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun

Frankenstein45.Com – 29 Mei 2026 | London menyaksikan lonjakan pemecatan massal yang belum pernah terjadi dalam lima tahun terakhir. Pemerintah Inggris mengungkapkan bahwa pada April 2026 saja terjadi pengurangan sebanyak 100.000 pekerjaan di seluruh sektor, menandai catatan terburuk sejak krisis finansial 2021.

Fenomena ini muncul bersamaan dengan eskalasi konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran, yang menambah ketidakpastian ekonomi global. Ketegangan geopolitik meningkatkan harga energi, memperburuk inflasi, dan menurunkan kepercayaan investor, sehingga banyak perusahaan multinasional di Inggris terpaksa melakukan restrukturisasi tenaga kerja.

Berikut rangkuman data pemecatan selama lima tahun terakhir:

Tahun Jumlah PHK (ribuan)
2022 45
2023 58
2024 72
2025 84
2026 (April) 100

Beberapa sektor paling terdampak meliputi keuangan, manufaktur, serta teknologi informasi. Perusahaan-perusahaan besar seperti FinTech terkemuka dan produsen otomotif mengumumkan rencana pengurangan karyawan hingga 15% dari total tenaga kerja mereka.

Serikat pekerja mengkritik pemerintah karena belum menyediakan paket bantuan yang memadai. Mereka menuntut kebijakan fiskal yang lebih agresif, termasuk subsidi upah sementara dan program pelatihan ulang untuk menyiapkan tenaga kerja menghadapi ekonomi yang berubah cepat.

Analisis para ekonom menilai bahwa jika ketegangan AS‑Iran tidak mereda dalam beberapa bulan ke depan, tekanan pada pasar tenaga kerja Inggris dapat berlanjut, berpotensi menambah beban sosial dan memperpanjang periode pemulihan ekonomi pasca‑pandemi.