Badan Geologi Ingatkan Potensi Gas Beracun di Gunung Marapi
Badan Geologi Ingatkan Potensi Gas Beracun di Gunung Marapi

Badan Geologi Ingatkan Potensi Gas Beracun di Gunung Marapi

Frankenstein45.Com – 21 April 2026 | Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menegaskan bahwa Gunung Marapi, yang terletak di perbatasan Sumatera Barat dan Jawa Barat, masih menyimpan potensi pelepasan gas beracun seperti sulfur dioksida (SO₂) dan karbon dioksida (CO₂). Meskipun aktivitas erupsi utama belum terlihat, akumulasi gas di dalam kawah dapat menimbulkan bahaya serius bagi penduduk sekitar.

  • Warga di wilayah rawan disarankan untuk tidak mendekati zona kawah dan jalur aliran lava.
  • Jika mengalami gejala iritasi mata, batuk parah, atau sesak napas, segera tinggalkan area dan cari tempat yang memiliki ventilasi baik.
  • Pemerintah daerah diminta memperkuat sistem peringatan dini dan menyediakan alat pemantau gas di pos-pos strategis.

Dalam rangka mengurangi risiko, Badan Geologi telah menambah jumlah stasiun pemantauan seismik dan gas di sekitar gunung. Data tersebut akan diintegrasikan ke dalam pusat informasi gempa dan vulkanologi nasional, sehingga peringatan dapat disampaikan secara real‑time kepada publik.

Sejarah mencatat bahwa letusan Marapi pada 2010 menghasilkan awan gas beracun yang menewaskan beberapa penduduk dan menyebabkan evakuasi massal. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting bagi otoritas untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Badan Geologi menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya kesadaran masyarakat, kolaborasi antar‑instansi, serta pemeliharaan jalur evakuasi. Kewaspadaan terus menerus dianggap kunci untuk mencegah potensi bencana yang dapat mengancam kesehatan dan keselamatan warga.