Frankenstein45.Com – 17 April 2026 | Menteri Investasi dan Pemberdayaan UMKM, Bahlil Laksana, menegaskan bahwa Indonesia berhasil menjalin kesepakatan pasokan minyak mentah dari Rusia dengan harga yang kompetitif. Pemerintah menahan informasi mengenai volume dan nilai transaksi demi menjaga strategi negosiasi dan stabilitas pasar.
Kesepakatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas sumber impor minyak, mengurangi ketergantungan pada beberapa produsen tradisional, serta memperkuat ketahanan energi nasional. Dalam pernyataannya, Bahlil menambahkan bahwa diversifikasi sumber energi menjadi prioritas utama mengingat dinamika geopolitik dan sanksi internasional yang dapat memengaruhi aliran minyak global.
Beberapa poin penting yang disorot antara lain:
- Negosiasi harga dilakukan secara rahasia untuk mengamankan tarif terbaik bagi Indonesia.
- Volume pasokan belum dipublikasikan, namun diperkirakan cukup signifikan untuk mendukung kebutuhan bahan bakar dalam negeri.
- Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan cadangan strategis minyak di dalam negeri.
Selain Rusia, pemerintah juga sedang menjajaki peluang impor dari negara lain, termasuk negara-negara di Amerika Latin dan Afrika, guna menciptakan jaringan pasokan yang lebih luas dan resilien.
Strategi diversifikasi ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi, mengurangi volatilitas harga, serta memastikan pasokan yang stabil bagi industri dan konsumen.




