Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Sambut Lima Abad Jakarta
Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Sambut Lima Abad Jakarta

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Sambut Lima Abad Jakarta

Frankenstein45.Com – 17 Juni 2026 | Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Betawi mengumumkan serangkaian kebijakan dan program kerja strategis untuk menyambut peringatan lima abad berdirinya kota Jakarta. Peringatan 500 tahun tersebut dijadwalkan pada tahun 2027 dan menjadi momentum penting bagi warga Betawi untuk menegaskan kembali identitas budaya serta kontribusinya dalam sejarah ibu kota.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, akademisi, dan perwakilan pemerintah daerah, Bamus Betawi menyoroti empat pilar utama program strategis: pelestarian budaya, edukasi sejarah, pengembangan pariwisata lokal, serta pemberdayaan ekonomi kreatif.

  • Pelestarian Budaya: Revitalisasi tradisi seni Betawi seperti lenong, ondel‑ondel, dan tari topeng melalui workshop, pertunjukan publik, serta pendirian pusat kebudayaan di beberapa kecamatan.
  • Edukasi Sejarah: Penyusunan kurikulum micro‑learning tentang sejarah Jakarta untuk sekolah dasar dan menengah, serta penerbitan buku modul yang dapat diakses secara gratis.
  • Pengembangan Pariwisata: Pemetaan situs-situs bersejarah Betawi, pembuatan jalur wisata tematik “Betawi Heritage Trail”, dan kolaborasi dengan pelaku UMKM untuk menyediakan souvenir khas.
  • Pemberdayaan Ekonomi Kreatif: Pembentukan inkubator usaha bagi pengrajin kerajinan tangan, pelatihan digital marketing, serta akses permodalan melalui dana hibah daerah.

Program-program tersebut direncanakan diluncurkan secara bertahap mulai kuartal pertama 2025, dengan target pencapaian utama pada tahun 2027 menjelang perayaan lima abad. Bamus Betawi menargetkan partisipasi aktif lebih dari 10.000 warga, serta peningkatan kunjungan wisatawan domestik sebesar 15 % dibandingkan tahun sebelumnya.

Ketua Bamus Betawi, H. Ahmad Ridwan, menegaskan, “Kami ingin menampilkan kekayaan budaya Betawi tidak sekadar sebagai warisan masa lalu, tetapi sebagai kekuatan ekonomi dan identitas yang dapat menginspirasi generasi muda.” Sementara itu, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta, Siti Maulani, menyambut baik inisiatif tersebut dan berjanji akan menyediakan dukungan logistik serta sinergi kebijakan antar‑instansi.

Dengan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat, diharapkan program strategis Bamus Betawi dapat memperkuat rasa kebanggaan warga Betawi sekaligus menambah daya tarik sejarah Jakarta pada peringatan lima abad yang akan datang.