Frankenstein45.Com – 19 Mei 2026 | Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, resmi meluncurkan program subsidi bunga nol persen bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Senin, 15 Mei 2026. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat daya saing UMKM serta menstimulasi pertumbuhan ekonomi lokal pasca pandemi.
Program subsidi bunga nol persen memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM dengan mengeliminasi beban bunga pinjaman. Dana pinjaman disalurkan melalui bank-bank mitra yang telah bekerja sama dengan Pemkab Bangkalan, sementara pemerintah daerah menanggung seluruh bunga selama jangka waktu pinjaman yang ditetapkan.
Tujuan utama program meliputi:
- Meningkatkan modal kerja UMKM agar dapat memperluas produksi dan pemasaran.
- Mengurangi tingkat gagal bayar karena beban bunga yang tinggi.
- Mendorong penciptaan lapangan kerja baru di wilayah Bangkalan.
Skema pelaksanaan dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Sumber dana | Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 |
| Bank mitra | Bank BRI, Bank Jatim, dan Bank BTN |
| Jangka waktu pinjaman | 12-36 bulan |
| Plafon per UMKM | Rp 50 juta – Rp 250 juta |
| Bunga | 0% (ditanggung pemerintah) |
Persyaratan eligibility bagi UMKM yang ingin mengajukan permohonan antara lain:
- Terdaftar secara resmi sebagai UMKM di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangkalan.
- Memiliki usaha yang berjalan minimal 1 tahun.
- Mengajukan proposal usaha yang mencakup rencana penggunaan dana, proyeksi pendapatan, dan strategi pemasaran.
- Memiliki laporan keuangan sederhana atau catatan pembukuan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pejabat Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Budi Santoso, menyatakan, “Program subsidi bunga nol persen ini diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan UMKM lokal. Kami ingin memastikan bahwa pelaku usaha kecil tidak lagi terhambat oleh tingginya biaya pinjaman, sehingga mereka dapat fokus pada inovasi dan peningkatan kualitas produk.”
Selain itu, perwakilan bank mitra, Direktur Cabang BRI Bangkalan, Siti Rahma, menambahkan, “Kerjasama ini memperkuat peran bank dalam mendukung ekonomi daerah. Kami siap memberikan layanan pembiayaan yang cepat, transparan, dan tanpa beban bunga bagi UMKM yang memenuhi kriteria.”p>
Program ini akan dibuka untuk pendaftaran selama tiga bulan pertama, mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026. Pihak pemerintah berjanji akan melakukan evaluasi secara berkala dan menyesuaikan skema bila diperlukan, guna memastikan efektivitas program dalam meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di Bangkalan.




