Frankenstein45.Com – 12 April 2026 | Bangunan utama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan yang mengalami kerusakan parah akibat pembakaran massa pada Agustus 2025 akan segera dirobohkan dan dibangun kembali. Keputusan ini diambil oleh pemerintah provinsi setelah melalui evaluasi teknis dan pertimbangan keamanan.
Pemerintah Provinsi menetapkan rencana kerja sebagai berikut:
- Penetapan tanggal pembongkaran: awal Mei 2026.
- Penyusunan desain baru yang menyesuaikan standar keamanan dan fungsionalitas modern.
- Pengadaan dana melalui anggaran provinsi serta hibah dari pemerintah pusat.
- Pembangunan ulang diperkirakan memakan waktu 18 bulan, dengan target selesai pada akhir 2027.
Anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini diperkirakan mencapai Rp 250 miliar, mencakup biaya demolisi, bahan bangunan, serta sistem teknologi informasi yang akan diintegrasikan ke dalam gedung baru. Selain itu, pemerintah berencana menambahkan ruang serbaguna yang dapat dipakai untuk pertemuan publik dan pelatihan kader legislatif.
Reaksi masyarakat pun beragam. Sebagian mengapresiasi langkah tegas pemerintah untuk mengatasi bahaya struktural, sementara yang lain menyoroti pentingnya transparansi dalam penggunaan anggaran. Sekretaris DPRD menegaskan bahwa seluruh proses akan diawasi oleh lembaga pengawas internal dan eksternal untuk memastikan akuntabilitas.
Dengan dibongkarnya gedung lama dan dibangunnya gedung baru yang lebih aman serta ramah teknologi, diharapkan kinerja DPRD Sulsel dapat kembali optimal dan memberikan layanan yang lebih baik kepada warga provinsi.




