Frankenstein45.Com – 29 April 2026 | Bank Indonesia kantor wilayah Jember mengemukakan bahwa perekonomian Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, diproyeksikan akan mencatat laju pertumbuhan yang lebih tinggi pada tahun 2026. Analisis tersebut didasarkan pada beberapa faktor kunci yang sedang berkembang di wilayah tersebut.
Faktor-faktor utama yang mendukung prospek positif antara lain:
- Penguatan sektor agribisnis, terutama produksi bawang merah, cabai, dan komoditas pertanian lain.
- Pengembangan destinasi wisata alam dan budaya yang menarik investasi sektor pariwisata.
- Peningkatan kualitas infrastruktur, seperti jalan tol, pelabuhan, dan jaringan listrik.
- Dukungan kebijakan fiskal dan moneter yang kondusif untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM.
- Adopsi teknologi digital dalam proses produksi dan pemasaran.
Berikut perkiraan pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Situbondo berdasarkan skenario yang disusun oleh BI:
| Tahun | Proyeksi Pertumbuhan PDRB (%) |
|---|---|
| 2023 | 5,2 |
| 2024 | 5,5 |
| 2025 | 5,8 |
| 2026 | 6,3 |
Dengan terus memperkuat basis produksi pertanian, memperluas jaringan logistik, serta meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan, diharapkan Situbondo dapat mencapai tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata provinsi. Bank Indonesia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan lembaga keuangan untuk mewujudkan target tersebut.
Jika langkah‑langkah strategis tersebut dilaksanakan secara konsisten, Situbondo berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi regional yang signifikan pada akhir dekade ini.




