Frankenstein45.Com – 06 April 2026 | Bank Mandiri memperlihatkan kinerja yang mengesankan pada tahun 2026 dengan pertumbuhan kredit yang kembali mencatat angka dua digit. Hal ini terjadi meskipun kondisi makroekonomi masih menghadapi tekanan dari inflasi, nilai tukar, dan kebijakan moneter yang ketat.
Strategi utama yang mendorong pencapaian tersebut meliputi optimalisasi pendanaan melalui diversifikasi sumber dana, serta percepatan adopsi layanan digital yang meningkatkan volume transaksi secara signifikan.
| Tahun | Pertumbuhan Kredit (%) |
|---|---|
| 2025 | 7,3 |
| 2026 | 12,5 |
Berikut beberapa faktor kunci yang berkontribusi pada hasil tersebut:
- Efisiensi pendanaan: Bank Mandiri berhasil menurunkan biaya dana dengan mengoptimalkan struktur liabilitas dan memanfaatkan pasar modal.
- Transaksi digital: Layanan perbankan berbasis aplikasi dan internet banking mengalami peningkatan penggunaan, sehingga memperluas basis nasabah dan mempercepat proses kredit.
- Manajemen risiko yang ketat: Penilaian kredit yang lebih cermat dan penggunaan teknologi analitik membantu menjaga kualitas portofolio tetap baik.
Meski demikian, bank tetap mengidentifikasi beberapa tantangan yang harus dihadapi, antara lain fluktuasi nilai tukar yang dapat memengaruhi beban bunga, serta persaingan yang semakin intens di sektor fintech.
Ke depan, Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit yang berkelanjutan dengan menambah fokus pada segmen usaha kecil dan menengah (UKM) serta memperluas ekosistem layanan keuangan digital.




