Frankenstein45.Com – 17 April 2026 | Jawa Timur diharapkan dapat mencatat pertumbuhan ekonomi tahunan melebihi 6 persen, sesuai arahan terbaru Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, dalam rapat koordinasi bersama gubernur dan jajaran pemerintahan provinsi.
Target ini lebih tinggi dibandingkan rata‑rata pertumbuhan nasional yang diproyeksikan berada pada kisaran 5,0‑5,5 persen. Untuk mencapainya, Bappenas menekankan beberapa prioritas strategis, antara lain penguatan sektor industri manufaktur, pengembangan infrastruktur transportasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
- Industri manufaktur: Mempercepat pendirian kawasan industri baru dan memfasilitasi investasi teknologi tinggi.
- Infrastruktur: Memperluas jaringan jalan tol, pembangunan pelabuhan kelas dunia, dan peningkatan kapasitas bandara.
- SDM: Menyelaraskan kurikulum pendidikan dengan kebutuhan pasar kerja serta meningkatkan program pelatihan vokasi.
Berikut ringkasan target pertumbuhan ekonomi dan indikator kunci yang disepakati:
| Tahun | Target Pertumbuhan (%) | Indikator Utama |
|---|---|---|
| 2024 | 6,2 | Investasi sektor industri, pembangunan infrastruktur |
| 2025 | 6,5 | Peningkatan ekspor non‑migas, penyerapan tenaga kerja |
| 2026 | 6,8 | Digitalisasi ekonomi, pengembangan pariwisata |
Rachmat Pambudy menekankan bahwa pencapaian target ini memerlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta sektor swasta. Ia juga menyoroti pentingnya pemantauan berkala melalui sistem pelaporan kinerja yang transparan.
Gubernur Jawa Timur menyambut baik arahan Bappenas dan berjanji akan mempercepat implementasi program prioritas. Pemerintah provinsi akan membentuk tim khusus untuk mengkoordinasikan proyek‑proyek strategis dan memastikan alokasi anggaran tepat sasaran.
Jika target tercapai, Jawa Timur diperkirakan akan menambah lapangan kerja signifikan, meningkatkan pendapatan per kapita, dan memperkuat posisinya sebagai motor penggerak ekonomi nasional.




