Basarnas Evakuasi Penumpang Terjepit Usai Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo
Basarnas Evakuasi Penumpang Terjepit Usai Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo

Basarnas Evakuasi Penumpang Terjepit Usai Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo

Frankenstein45.Com – 28 April 2026 | Basarnas melakukan evakuasi penumpang kereta listrik (KRL) yang terjepit setelah terjadi tabrakan dengan kereta api antarkota Argo Bromo Anggrek pada Senin malam di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.

Tim Basarnas yang dikerahkan segera menurunkan peralatan penyelamat, termasuk pemotong logam dan peralatan pemindahan korban. Dalam proses evakuasi, sebanyak 23 penumpang berhasil dikeluarkan dengan selamat, sementara 5 orang dilaporkan mengalami luka ringan dan telah dibawa ke rumah sakit terdekat.

Komandan Basarnas, Letnan Kolonel (Purn) Hendra Kurniawan, menyatakan bahwa operasi penyelamatan berjalan lancar berkat koordinasi cepat antara petugas Basarnas, pihak kereta api, dan kepolisian. Ia menambahkan bahwa seluruh korban yang membutuhkan perawatan medis telah ditangani sesuai protokol.

Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) menutup layanan KRL pada jalur Bekasi Timur selama beberapa jam untuk memungkinkan pembersihan rel dan pemeriksaan keamanan. Penumpang diarahkan menggunakan layanan bus pengganti yang disediakan oleh pemerintah daerah.

  • 20.35 WIB – Tabrakan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek.
  • 20.45 WIB – Tim Basarnas tiba di lokasi.
  • 21.10 WIB – Evakuasi pertama selesai, 12 penumpang keluar.
  • 21.45 WIB – Semua penumpang terjepit berhasil dievakuasi.

Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan oleh Badan Kesiapsiagaan Nasional (BNKP) dan Komisi Nasional Pengawas Perhubungan (KPP) untuk mengidentifikasi penyebab pasti tabrakan serta menilai apakah ada kelalaian prosedur operasional. Pemerintah daerah berjanji akan meningkatkan standar keselamatan di stasiun-stasiun kereta api guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.