Frankenstein45.Com – 28 Mei 2026 | Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, menegaskan kembali komitmen klub untuk mempertahankan salah satu bek tengah paling berharga di Serie A, Alessandro Bastoni. Dalam wawancara eksklusif bersama DAZN setelah meraih double Scudetto dan Coppa Italia, Marotta menyinggung minat Barcelona yang sempat mengincar pemain berusia 27 tahun itu, namun menegaskan bahwa Bastoni belum menunjukkan keinginan untuk meninggalkan San Siro.
“Kami bukan klub penjual. Jika ada pemain yang pergi, itu karena dia sendiri yang menginginkan pindah,” ujar Marotta. “Bastoni sangat bahagia di sini dan belum mengungkapkan niat untuk pergi.” Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi pasar transfer musim panas 2026, di mana Barcelona dilaporkan mundur dari perburuan Bastoni karena taktik baru mereka yang memprioritaskan pembelian pemain lain.
Strategi Inter: Memperkuat Tulang Punggung
Inter kini tengah menyiapkan langkah strategis untuk mempertahankan keunggulan kompetitif, terutama di kompetisi Eropa. Marotta menyoroti inti tim yang stabil, menambahkan nama-nama seperti Lautaro Martínez, Nicolò Barella, dan tentu saja Bastoni sebagai fondasi utama. Dengan kehadiran pelatih baru, Cristian Chivu, klub berambisi meningkatkan performa di Liga Champions, mengingat kegagalan mencapai final dalam tiga tahun terakhir.
Di samping mempertahankan pemain inti, Inter juga mengeksplorasi opsi barter dengan Real Madrid. Berita dari TribunJatimTimur.com mengindikasikan bahwa Barcelona mundur, membuka peluang bagi Inter untuk mengajukan tawaran pertukaran pemain dengan Los Blancos. Salah satu nama yang muncul adalah gelandang muda Real Madrid, Arda Güler, yang potensial menjadi bagian dari kesepakatan bersama Bastoni.
Persaingan Transfer di Eropa
Sementara Inter berfokus pada penguatan lini belakang, klub-klub besar Eropa lain juga tengah beraksi. Real Madrid, yang dipimpin oleh manajer baru José Mourinho, dilaporkan tertarik pada Bastoni sebagai solusi pertahanan. Di samping itu, laporan dari El Debate mengungkap bahwa super-agent Jorge Mendes telah menawarkan duo Portugal, Joao Neves dan Ruben Dias, kepada Real Madrid, menambah kompleksitas dinamika pasar.
Di sisi lain, Liverpool menilai Curtis Jones dengan nilai permintaan €30 juta, sementara Inter mengincar pemain tersebut namun menganggap selisih harga terlalu besar. Sementara itu, Juventus menjadi target Inter untuk merekrut bek Brasil Gleison Bremer, yang memiliki klausul rilis €58 juta. Jika Bremer bergabung, Inter akan memperkuat lini belakangnya secara signifikan, mengurangi ketergantungan pada Bastoni dan membuka ruang untuk negosiasi lebih fleksibel dengan Real Madrid.
Implikasi bagi Musim Depan
Jika Bastoni tetap berada di Inter, klub akan memiliki bek tengah berpengalaman yang mampu menyesuaikan diri dengan taktik Chivu yang menekankan pressing tinggi dan distribusi bola dari belakang. Kestabilan pertahanan ini menjadi kunci bagi Inter untuk menantang klub-klub elit Eropa di fase grup Liga Champions.
Namun, jika Real Madrid berhasil mengamankan Bastoni, Inter harus mencari alternatif, kemungkinan melalui pertukaran dengan Güler atau merekrut Bremer. Kedua skenario tersebut menuntut Inter untuk menyeimbangkan buku keuangan, mengingat kebutuhan untuk meningkatkan kontrak pelatih serta memperkuat skuad secara menyeluruh.
Sejauh ini, keputusan akhir masih tergantung pada negosiasi internal dan tawaran resmi yang muncul dalam jendela transfer musim panas. Bagi para pendukung Inter, harapan tetap tinggi bahwa klub akan tetap kompetitif baik di liga domestik maupun kompetisi Eropa, sambil menjaga identitas tim yang dibangun selama beberapa musim terakhir.
Kesimpulannya, keberadaan Bastoni di Inter masih menjadi faktor krusial dalam rencana ambisius klub. Dengan tekanan dari Barcelona, Real Madrid, dan dinamika pasar yang melibatkan pemain-pemain berbakat lainnya, Inter harus menavigasi strategi transfer yang cermat untuk memastikan keberlanjutan kesuksesan dan mengejar mimpi Champions League yang masih belum terwujud.




