Frankenstein45.Com – 20 Mei 2026 | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia baru-baru ini dianugerahi penghargaan prestisius oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag). Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas kontribusi signifikan Baznas dalam menyebarkan dakwah di wilayah 3T (Terluar, Terdepan, dan Tertinggal) di seluruh Indonesia.
Penghargaan itu diserahkan dalam acara resmi yang dihadiri oleh pejabat Kemenag, perwakilan pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat. Dalam sambutannya, Kepala Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam menekankan pentingnya peran lembaga zakat dalam memperkuat jaringan keagamaan di daerah yang sulit dijangkau.
- Program “Dakwah Zakat” yang menyalurkan bantuan zakat, infaq, dan sedekah langsung ke masjid‑masjid dan pesantren di wilayah 3T.
- Pelatihan kader dakwah bagi pemuda setempat, termasuk materi fiqh, tafsir, dan keterampilan komunikasi.
- Pembangunan fasilitas ibadah, seperti renovasi masjid, penyediaan perpustakaan Islam, dan sarana pendidikan agama.
| Wilayah | Total Bantuan (Rp) | Jumlah Kegiatan |
|---|---|---|
| Papua Barat | 45.000.000.000 | 30 |
| Nusa Tenggara Timur | 30.000.000.000 | 22 |
| Kalimantan Selatan | 25.000.000.000 | 18 |
| Sumatera Utara | 20.000.000.000 | 15 |
| Lainnya | 30.000.000.000 | 35 |
Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi Baznas untuk memperluas jangkauan program dakwah, terutama di daerah yang masih minim akses informasi dan sumber daya. Direktur Utama Baznas, Dr. H. Yusuf Zain, menyatakan komitmen lembaga untuk terus berkolaborasi dengan Kemenag, pemerintah daerah, serta organisasi keagamaan lain dalam upaya menegakkan nilai-nilai Islam yang inklusif dan memberdayakan.
Ke depan, Baznas merencanakan peluncuran platform digital yang akan mempermudah distribusi zakat secara real‑time, serta meningkatkan transparansi bagi donatur. Inisiatif tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik serta memperluas dampak sosial‑keagamaan di seluruh pelosok negeri.




