Frankenstein45.Com – 29 Juni 2026 | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam menjamin keamanan obat serta makanan dengan cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia di laboratoriumnya. Upaya ini meliputi serangkaian program pelatihan, sertifikasi, dan pembaruan fasilitas yang dirancang untuk memperkuat kemampuan teknis para penguji.
Berbagai inisiatif yang telah dilaksanakan antara lain:
- Pelatihan intensif: Penguji laboratorium mengikuti kursus singkat dan modul lanjutan yang mencakup teknik analisis modern, prosedur standar operasional (SOP), serta regulasi terbaru yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan.
- Sertifikasi kompetensi: Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta diuji secara tertulis dan praktek untuk memperoleh sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional.
- Pembaruan peralatan: Laboratorium dilengkapi dengan instrumen analitik berteknologi tinggi, seperti kromatografi cair kinerja tinggi (HPLC) dan spektrometer massa, guna meningkatkan akurasi hasil pengujian.
- Kerjasama akademik: BBPOM Makassar menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi dan lembaga riset untuk pertukaran pengetahuan serta penelitian bersama.
- Evaluasi berkala: Tim internal melakukan audit kualitas secara rutin untuk memastikan kepatuhan terhadap standar internasional dan mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan.
Dengan langkah‑langkah tersebut, BBPOM Makassar berharap dapat mempercepat proses verifikasi keamanan produk, mengurangi risiko kontaminasi, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap produk farmasi dan pangan yang beredar di wilayah Sulawesi Selatan.
Penguatan kompetensi ini juga sejalan dengan kebijakan nasional yang menekankan pentingnya pengawasan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga BBPOM dapat berperan lebih proaktif dalam melindungi kesehatan publik.




