Begal Bunuh Polisi di Lampung, Sahroni Anggap Sebagai Penghinaan kepada Negara
Begal Bunuh Polisi di Lampung, Sahroni Anggap Sebagai Penghinaan kepada Negara

Begal Bunuh Polisi di Lampung, Sahroni Anggap Sebagai Penghinaan kepada Negara

Frankenstein45.Com – 12 Mei 2026 | Polisi Bandar Lampung mengungkap kasus pembunuhan Brigadir Polisi (Briptu) Arya Supena, 34 tahun, yang tewas akibat aksi perampokan sepeda motor pada tanggal yang belum dipublikasikan. Briptu Arya bersama rekan-rekannya melakukan penggerebekan terhadap kelompok curanmor ketika menegakkan hukum di wilayah Lampung. Dalam proses tersebut, ia ditembak dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kasus ini memicu kemarahan publik dan menimbulkan pertanyaan mengenai keamanan serta penegakan hukum di daerah tersebut. Anggota DPRB, Ahmad Sahroni, yang juga dikenal aktif dalam isu-isu keamanan, menilai pembunuhan ini merupakan penghinaan terhadap negara. Ia menegaskan bahwa setiap tindakan kekerasan terhadap aparat kepolisian tidak dapat dibiarkan dan harus mendapat sanksi tegas.

Sahroni menambahkan bahwa pemerintah pusat dan daerah perlu memperkuat mekanisme penanganan kasus curanmor serta meningkatkan perlindungan bagi petugas yang berada di garis depan. Ia mengusulkan beberapa langkah konkret, antara lain:

  • Peningkatan jumlah personel kepolisian di daerah rawan kejahatan.
  • Penerapan teknologi pemantauan dan identifikasi kendaraan secara real-time.
  • Penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelaku curanmor, termasuk hukuman penjara yang lebih berat.
  • Peningkatan pelatihan dan perlengkapan bagi anggota kepolisian di lapangan.

Selain itu, Sahroni mengajak masyarakat untuk tidak melalaikan peran serta dalam menjaga keamanan lingkungan, serta melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh Polres Lampung. Hingga kini, beberapa tersangka telah diamankan, namun proses penuntutan masih berjalan. Pemerintah daerah berjanji akan terus memantau situasi dan memperkuat koordinasi dengan aparat keamanan untuk mencegah terulangnya insiden serupa.