Berhari-hari Dihantam Dolar, Rupiah Hari ini Sedikit Menguat di Level Rp 17.961
Berhari-hari Dihantam Dolar, Rupiah Hari ini Sedikit Menguat di Level Rp 17.961

Berhari-hari Dihantam Dolar, Rupiah Hari ini Sedikit Menguat di Level Rp 17.961

Frankenstein45.Com – 10 Juni 2026 | Setelah beberapa hari berada di bawah tekanan kuat dolar Amerika, nilai tukar rupiah pada hari ini kembali menunjukkan sedikit penguatan, tercatat pada level Rp 17.961 per dolar.

Penurunan nilai mata uang ini dipicu oleh kombinasi faktor eksternal, antara lain penguatan dolar global, aliran keluar modal asing, serta sentimen risiko yang menurun pada pasar emerging.

Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah merespons situasi tersebut dengan meningkatkan imbal hasil obligasi negara dan sukuk. Kebijakan ini bertujuan untuk menarik kembali aliran investasi asing ke pasar keuangan domestik, sekaligus menstabilkan nilai tukar.

Berikut rangkuman langkah kebijakan yang diambil:

  • Peningkatan suku bunga acuan BI menjadi 5,75%.
  • Penerbitan obligasi pemerintah dengan kupon lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya.
  • Pemberian insentif pajak bagi investor asing yang menempatkan dana di pasar modal Indonesia.

Pergerakan nilai tukar selama seminggu terakhir dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Tanggal Rate (Rp/USD)
01 Juni 2026 17.980
02 Juni 2026 17.975
03 Juni 2026 17.970
04 Juni 2026 17.965
05 Juni 2026 17.961

Penguatan ringan ini masih berada di zona rentan, sehingga para pelaku pasar tetap memantau kebijakan moneter serta perkembangan geopolitik yang dapat memengaruhi arus modal. Jika kebijakan imbal hasil berhasil menarik investasi kembali, rupiah berpotensi menguat lebih lanjut. Sebaliknya, tekanan eksternal yang terus berlanjut dapat memaksa otoritas kembali menyesuaikan kebijakan.

Secara keseluruhan, langkah peningkatan imbal hasil menunjukkan komitmen pemerintah untuk menstabilkan nilai tukar dan mengembalikan kepercayaan investor, meskipun tantangan global masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan rupiah.