Frankenstein45.Com – 26 Mei 2026 | Jakarta, 26 Mei 2026 – Pengguna setia Samsung, Bernadya, mengambil kesempatan pertama untuk menguji Galaxy S26 Ultra yang baru saja dirilis. Dalam pengujian yang dilakukan di beberapa lokasi publik, ia menyoroti tiga keunggulan utama: fitur privasi layar yang dapat diaktifkan secara otomatis, kemampuan rekaman video malam yang lebih baik, serta desain yang semakin tipis dan ringan, cocok untuk mobilitas tinggi.
Privasi Layar di Ruang Publik
Fitur privasi layar pada Galaxy S26 Ultra kini tidak lagi membutuhkan aktivasi manual. Dengan dukungan AI multimodal, perangkat dapat mendeteksi kondisi cahaya sekitar dan mengenali apakah layar sedang dilihat oleh orang lain. Ketika berada di kereta, kafe, atau ruang tunggu, layar secara otomatis menggelapkan sudut-sudut yang tidak berada dalam garis pandang pengguna, menjaga konten tetap pribadi tanpa mengganggu pengalaman visual.
Bernadya menguji fitur ini di stasiun kereta utama Jakarta. Saat ia membuka aplikasi perbankan, layar menampilkan efek gelap pada sisi yang tidak mengarah ke matanya. Ia mencatat bahwa respons sistem terasa cepat, dengan jeda kurang dari satu detik, sehingga tidak mengganggu alur kerja. Fitur ini didukung oleh sensor kedalaman dan algoritma pembelajaran mesin yang memetakan posisi kepala dan mata pengguna.
Kemampuan Video Malam yang Lebih Percaya Diri
Samsung menekankan peningkatan sensor kamera utama pada S26 Ultra, yang kini menggunakan ukuran 108 MP dengan aperture f/1.5 dan teknologi pixel binning yang lebih efisien. Hasilnya, rekaman video pada kondisi cahaya rendah menjadi lebih jelas, dengan noise yang berkurang drastis.
Bernadya melakukan percobaan merekam video di jalan raya pada malam hari. Ia melaporkan bahwa detail wajah pejalan kaki dan lampu kendaraan tetap terlihat tajam, bahkan pada resolusi 4K 60fps. Selain itu, mode Night Video kini dilengkapi dengan stabilisasi optik berbasis AI yang mengurangi goyangan kamera, menjadikan footage terlihat lebih profesional tanpa perlu menggunakan gimbal eksternal.
Desain Tipis untuk Mobilitas Tinggi
Desain Galaxy S26 Ultra mengalami penyempurnaan signifikan dibandingkan generasi sebelumnya. Ketebalan perangkat dipangkas menjadi hanya 7,2 mm, menjadikannya salah satu flagship teringan di pasar. Bobot total turun menjadi 187 gram, berkat penggunaan rangka aluminium alloy dan kaca Gorilla Glass Victus 2 yang lebih tipis namun tetap tahan gores.
Pengujian mobilitas dilakukan oleh Bernadya selama perjalanan sehari penuh, mulai dari naik sepeda motor hingga naik lift gedung bertingkat. Ia menilai bahwa perangkat terasa nyaman digenggam dalam satu tangan, serta mudah masuk ke dalam saku celana atau jaket. Meskipun tipis, daya tahan baterai tetap kompetitif dengan kapasitas 5300 mAh yang mendukung pengisian cepat 45W dan pengisian nirkabel 15W.
Integrasi AI dan Keamanan Data
Samsung kembali menekankan komitmen terhadap privasi data dengan mengintegrasikan Galaxy AI yang berjalan secara lokal di perangkat. Semua proses analisis gambar dan suara diproses di dalam chip, mengurangi kebutuhan pengiriman data ke server cloud. Hal ini memperkuat keamanan, terutama bagi pengguna yang mengakses aplikasi sensitif seperti perbankan atau layanan kesehatan.
Bernadya menegaskan bahwa fitur-fitur AI yang baru, termasuk asisten suara yang dapat merespon perintah dalam bahasa Indonesia, memberikan pengalaman yang lebih natural tanpa mengorbankan privasi. Pengguna dapat menyesuaikan tingkat sensitivitas deteksi privasi layar melalui menu Pengaturan > Privasi > Layar Privat.
Dengan kombinasi inovasi pada privasi, kualitas video malam, dan desain ergonomis, Galaxy S26 Ultra siap menjadi pilihan utama bagi konsumen yang mengutamakan keamanan visual dan mobilitas tinggi dalam kehidupan sehari-hari. Pengujian Bernadya menunjukkan bahwa Samsung berhasil menyelaraskan teknologi canggih dengan kebutuhan praktis pengguna modern.




