Frankenstein45.Com – 28 Mei 2026 | Balai Gizi Nasional (BGN) kini menerapkan sistem evaluasi Key Performance Indicator (KPI) untuk program SPPG (Sistem Pengadaan dan Penyaluran Gizi) melalui aplikasi digital bernama Reviu MBG. Inovasi ini memungkinkan pemantauan kualitas serta distribusi makanan bergizi secara real time, sehingga responsif terhadap kondisi lapangan.
Aplikasi Reviu MBG mengintegrasikan data dari berbagai titik distribusi, mulai dari gudang pusat hingga ke posko penyaluran di daerah terpencil. Setiap entri data otomatis terhubung ke dashboard pusat yang menampilkan indikator kunci seperti tingkat kelengkapan paket, kepatuhan standar kebersihan, dan kecepatan distribusi.
- Kecepatan Monitoring: Data masuk dan diproses dalam hitungan menit, bukan hari.
- Akurasi Tinggi: Validasi otomatis mengurangi kesalahan input manual.
- Transparansi: Semua pihak terkait dapat mengakses laporan real time, meningkatkan akuntabilitas.
Berikut contoh ringkas indikator yang dipantau melalui aplikasi:
| Indikator | Target | Realisasi |
|---|---|---|
| Kelengkapan Paket | 100% | 98,7% |
| Waktu Pengiriman | ≤48 jam | 45 jam |
| Standar Kebersihan | 100% | 99,5% |
Dengan pemanfaatan Reviu MBG, BGN berharap dapat meningkatkan efektivitas program SPPG, mempercepat penanganan kekurangan gizi, dan memastikan bahwa bantuan makanan sampai tepat waktu serta dalam kondisi optimal. Sistem ini juga menjadi contoh penerapan teknologi informasi dalam sektor kesehatan dan gizi di Indonesia.







