BGN Luncurkan Aplikasi Review Menu MBG: Guru Bisa Lapor Kualitas Makanan Sebelum Dibagikan ke Siswa
BGN Luncurkan Aplikasi Review Menu MBG: Guru Bisa Lapor Kualitas Makanan Sebelum Dibagikan ke Siswa

BGN Luncurkan Aplikasi Review Menu MBG: Guru Bisa Lapor Kualitas Makanan Sebelum Dibagikan ke Siswa

Frankenstein45.Com – 25 Mei 2026 | Barisan Guru Nasional (BGN) resmi meluncurkan aplikasi baru bernama Review Menu MBG yang dirancang khusus untuk memudahkan guru dalam menilai kualitas makanan yang akan disajikan kepada siswa.

Aplikasi ini memungkinkan guru melakukan pemeriksaan dan melaporkan temuan mengenai kebersihan, rasa, dan nilai gizi makanan kantin atau program makan bergizi (MBG) sebelum makanan tersebut dibagikan di kelas. Data yang masuk akan langsung diteruskan ke pihak pengelola kantin dan Dinas Pendidikan untuk ditindaklanjuti.

Berikut cara kerja aplikasi Review Menu MBG:

  1. Guru mengakses aplikasi melalui smartphone atau tablet menggunakan akun resmi yang diberikan BGN.
  2. Setelah meninjau menu harian, guru mengisi formulir penilaian yang mencakup aspek kebersihan, kesegaran, rasa, dan kecukupan gizi.
  3. Setiap laporan secara otomatis tercatat dalam basis data terpusat dan dapat dilihat oleh manajer kantin serta regulator.
  4. Pihak terkait memberikan respons atau perbaikan dalam waktu 24 jam, dan statusnya dapat dipantau oleh guru melalui aplikasi.

Fitur utama lainnya meliputi:

  • Riwayat laporan yang dapat diakses kapan saja.
  • Peringatan otomatis jika ada temuan yang melanggar standar keamanan pangan.
  • Statistik bulanan yang menggambarkan tren kualitas makanan di masing‑mahasiswa.

Peluncuran aplikasi ini diharapkan meningkatkan transparansi dan kepercayaan publik terhadap program makan bergizi di sekolah. Dengan melibatkan guru secara langsung, BGN berharap dapat menurunkan tingkat keluhan terkait makanan tidak layak dan meningkatkan kepatuhan penyedia makanan terhadap standar yang ditetapkan.

Ke depan, BGN berencana mengintegrasikan aplikasi ini dengan sistem manajemen sekolah yang lebih luas, sehingga data kualitas makanan dapat menjadi bagian integral dalam penilaian kinerja sekolah secara keseluruhan.