BGN Tanggung Biaya Korban Dugaan Keracunan MBG di Duren Sawit
BGN Tanggung Biaya Korban Dugaan Keracunan MBG di Duren Sawit

BGN Tanggung Biaya Korban Dugaan Keracunan MBG di Duren Sawit

Frankenstein45.Com – 05 April 2026 | Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan permohonan maaf atas insiden keamanan pangan yang terjadi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur. Pada hari Senin, sejumlah warga yang menerima paket MBG dilaporkan mengalami gejala keracunan makanan, termasuk mual, muntah, dan diare.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, tim medis menilai bahwa gejala tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh kontaminasi bahan makanan yang disajikan dalam paket MBG. Pemeriksaan laboratorium masih berlangsung untuk mengidentifikasi secara pasti agen penyebabnya.

BGN menegaskan komitmennya untuk menanggung seluruh biaya pengobatan bagi korban yang terkonfirmasi mengalami keracunan. Selain itu, BGN juga akan memberikan bantuan tambahan berupa paket makanan sehat selama masa pemulihan.

  • Menanggung biaya rawat inap dan rawat jalan di rumah sakit yang dirujuk.
  • Menyediakan obat-obatan yang diperlukan selama perawatan.
  • Memberikan paket makanan bergizi selama 14 hari bagi korban yang memerlukan.

Direktur BGN, Dr. Siti Nurhaliza, mengatakan, “Kami sangat menyesal atas kejadian ini dan bertekad untuk memperbaiki sistem distribusi serta kualitas kontrol makanan yang kami berikan. Keselamatan konsumen adalah prioritas utama kami.”

Untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang, BGN berencana melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Peningkatan standar kebersihan dan sanitasi pada proses pengemasan MBG.
  2. Pelatihan ulang bagi seluruh petugas lapangan tentang prosedur keamanan pangan.
  3. Peningkatan frekuensi inspeksi laboratorium terhadap bahan baku sebelum didistribusikan.
  4. Penerapan sistem pelaporan cepat apabila terdapat keluhan dari penerima paket.

Masyarakat Duren Sawit diimbau untuk melaporkan gejala yang muncul setelah mengonsumsi paket MBG ke fasilitas kesehatan terdekat dan menghubungi hotline BGN yang telah disediakan.