Frankenstein45.Com – 25 Mei 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang dapat mencapai 4 meter di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada periode 25 hingga 28 Mei 2026.
Peringatan ini dipicu oleh kombinasi sistem tekanan rendah yang bergerak dari Samudra Hindia serta angin kencang yang dipengaruhi oleh musim penghujan di wilayah tropis. Kondisi tersebut diperkirakan akan meningkatkan tinggi gelombang secara signifikan, khususnya pada zona pantai dan selat‑selat strategis.
| Provinsi / Wilayah | Ketinggian Gelombang (meter) |
|---|---|
| Aceh | 3,5‑4,0 |
| Sumatera Utara | 3,0‑3,5 |
| Jawa Barat (Pantai Selatan) | 3,2‑3,8 |
| Banten | 3,0‑3,6 |
| Jawa Tengah | 3,1‑3,7 |
| Bali | 3,4‑4,0 |
| NTB & NTT | 3,5‑4,0 |
| Sulawesi Selatan | 3,0‑3,5 |
BMKG menghimbau masyarakat, terutama nelayan, pengusaha perikanan, operator kapal wisata, serta pengelola pelabuhan, untuk mengambil langkah‑langkah berikut:
- Meningkatkan pemantauan kondisi laut secara berkala melalui aplikasi resmi BMKG atau radio maritim.
- Menunda atau membatalkan aktivitas penangkapan ikan di perairan yang diprediksi mengalami gelombang tinggi.
- Mengamankan perahu, jangkar, dan fasilitas pantai agar tidak terombang‑ambing.
- Menginformasikan rencana evakuasi kepada penduduk pesisir yang berada di zona rawan.
- Mengikuti arahan petugas SAR dan otoritas pelabuhan jika terjadi keadaan darurat.
Apabila tinggi gelombang melebihi perkiraan, BMKG akan memperbaharui peringatan dan menambah zona bahaya. Masyarakat diharapkan tetap waspada, mengikuti informasi resmi, dan menghindari perjalanan laut yang tidak esensial selama periode peringatan.




