Frankenstein45.Com – 20 April 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya fenomena El Nino dengan intensitas kategori moderat pada musim kemarau mendatang. Menurut data klimatologi terbaru, suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur menunjukkan anomali positif yang dapat memicu pola cuaca kering di wilayah Indonesia bagian timur, termasuk Sulawesi Tenggara.
BMKG memproyeksikan bahwa jika El Nino berlanjut, daerah pesisir dan interior Sultra dapat mengalami penurunan curah hujan hingga 30 persen dibandingkan rata-rata tahunan. Dampak potensial meliputi penurunan produksi pertanian, peningkatan risiko kebakaran hutan, serta menurunnya level air di waduk dan sumur yang menjadi sumber utama bagi petani dan rumah tangga.
Berikut langkah-langkah yang disarankan BMKG untuk meminimalisir dampak:
- Memantau perkiraan cuaca secara rutin melalui kanal resmi BMKG atau media lokal.
- Mengoptimalkan penggunaan air irigasi dengan teknik hemat air, seperti sistem tetes atau sprinkler.
- Menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyebaran api pada lahan kering.
- Menyiapkan rencana darurat bagi daerah rawan kebakaran atau kekurangan air.
- Berkoordinasi dengan dinas pertanian dan dinas kehutanan setempat untuk penyuluhan kepada petani dan masyarakat.
BMKG menekankan bahwa pemantauan terus-menerus dan kesiapsiagaan komunitas lokal menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi dampak El Nino. Masyarakat diminta untuk tidak menunda tindakan pencegahan dan melaporkan kondisi kritis kepada pihak berwenang.




