BNI Bersama PBSI Perkuat Dukungan bagi Atlet Indonesia di BAC 2026
BNI Bersama PBSI Perkuat Dukungan bagi Atlet Indonesia di BAC 2026

BNI Bersama PBSI Perkuat Dukungan bagi Atlet Indonesia di BAC 2026

Frankenstein45.Com – 08 April 2026 | Bank Negara Indonesia (BNI) kembali menegaskan komitmen jangka panjangnya dalam mendukung perkembangan bulu tangkis Indonesia lewat kerja sama strategis dengan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Kemitraan ini dirancang khusus untuk mempersiapkan atlet-atlet nasional menjelang Badminton Asian Championships (BAC) 2026.

Melalui program “BNI Peduli Bulu Tangkis”, bank menyediakan dana hibah, beasiswa pelatihan, serta fasilitas pendukung lainnya. Berikut rincian utama dukungan yang diberikan:

  • Anggaran hibah tahunan sebesar Rp 50 miliar untuk program pembinaan atlet junior dan senior.
  • Beasiswa penuh bagi 30 atlet berpotensi yang terpilih melalui seleksi PBSI.
  • Penyediaan fasilitas latihan modern di pusat pelatihan PBSI, termasuk akses ke teknologi analisis performa.
  • Program mentoring dengan mantan pemain bulu tangkis berprestasi yang dibantu oleh jaringan BNI.

Selain dukungan finansial, BNI juga berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap olahraga bulu tangkis melalui kampanye edukasi di media sosial dan event komunitas di seluruh Indonesia.

Direktur Pemasaran BNI, Rudi Hartono, menyatakan, “Kami percaya bahwa investasi dalam olahraga tidak hanya menghasilkan medali, tetapi juga menumbuhkan kebanggaan nasional dan menginspirasi generasi muda. Kolaborasi dengan PBSI merupakan langkah strategis untuk memastikan Indonesia tetap menjadi kekuatan utama dalam bulu tangkis dunia.”

PBSI menilai program ini sebagai dorongan signifikan dalam persiapan tim nasional menjelang BAC 2026, yang diproyeksikan menjadi ajang kompetisi paling bergengsi di kawasan Asia. Dengan dukungan BNI, diharapkan atlet Indonesia dapat menambah jumlah medali, memperbaiki ranking dunia, serta menciptakan cerita sukses yang menginspirasi.

Implementasi program akan dimonitor secara berkala melalui rapat koordinasi bulanan antara tim BNI dan PBSI, serta laporan transparan yang dipublikasikan kepada publik.