Frankenstein45.Com – 16 April 2026 | JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Perbatasan (BNPP) RI menggelar workshop intensif bertajuk “Strategi Media untuk Publikasi Perbatasan” guna meningkatkan kemampuan aparat di wilayah perbatasan dalam menyusun naskah kreatif serta memproduksi konten media sosial yang lebih terukur dan berdampak.
Acara yang berlangsung selama dua hari itu dihadiri oleh lebih dari seratus perwakilan dari kantor-kantor perbatasan, lembaga terkait, serta praktisi komunikasi digital. Selama sesi, peserta dibekali dengan teknik penulisan narasi yang menarik, penggunaan visual yang efektif, serta pemahaman algoritma platform sosial media utama.
Berikut rangkaian utama kegiatan workshop:
- Pemaparan prinsip dasar pembuatan naskah kreatif yang menonjolkan nilai kebudayaan dan keamanan perbatasan.
- Latihan pembuatan storyboard dan produksi video singkat untuk platform TikTok, Instagram, dan YouTube.
- Simulasi penyusunan kalender konten serta strategi distribusi yang menyesuaikan dengan pola konsumsi audiens.
- Evaluasi kasus nyata publikasi perbatasan yang berhasil menarik perhatian publik nasional.
Selain itu, para peserta diberikan akses ke modul digital yang berisi panduan lengkap, contoh template, dan daftar periksa (checklist) untuk memastikan setiap materi yang dipublikasikan memenuhi standar kualitas dan relevansi.
“Kami ingin memastikan bahwa informasi mengenai perbatasan tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mampu membangun citra positif dan meningkatkan kesadaran publik,” ujar Kepala Pusat Koordinasi BNPP RI. “Dengan kompetensi yang lebih kuat, aparat di lapangan dapat menyampaikan cerita mereka secara profesional dan memanfaatkan media sosial sebagai alat advokasi yang efektif.”
Workshop ini diharapkan menjadi titik tolak bagi peningkatan kapasitas digital seluruh aparatur perbatasan, sehingga pesan-pesan strategis dapat tersampaikan secara konsisten dan berkesinambungan.







