Bojan Hodak: Kemenangan Persib atas Persija, Tapi Kesalahan Laga Dewa United Masih Mengganjal
Bojan Hodak: Kemenangan Persib atas Persija, Tapi Kesalahan Laga Dewa United Masih Mengganjal

Bojan Hodak: Kemenangan Persib atas Persija, Tapi Kesalahan Laga Dewa United Masih Mengganjal

Frankenstein45.Com – 12 Mei 2026 | Bojan Hodak, pelatih asal Kroasia yang memimpin Persib Bandung, kembali menjadi sorotan publik setelah memberikan evaluasi tajam mengenai penampilan timnya dalam dua laga penting musim ini.

Persib vs Persija: Kemenangan yang tidak indah

Pada 10 Mei 2026, Maung Bandung menumbangkan rival abadinya, Persija Jakarta, dengan skor 2-1 di Stadion Segiri, Samarinda. Gol pertama Persija dicetak Alaeddine Ajaraie pada menit ke-20, menempatkan Persib di bawah tekanan. Namun, Adam Alis bangkit menjadi pahlawan dengan dua gol penentu, mengubah arah pertandingan dan memastikan tiga poin krusial bagi Persib.

Hodak menegaskan bahwa kemenangan tersebut tidak dapat disebut “indah” karena kedua tim bermain keras dan situasi lapangan sangat berat. Ia menyatakan, “Meskipun bukan pertandingan yang kami harapkan, tiga poin ini sangat berharga bagi kami di penghujung musim.” Pernyataan itu mencerminkan fokus pada hasil daripada estetika permainan.

Kesalahan yang terulang: Laga melawan Dewa United

Sebelum pertemuan melawan Persija, Persib mengalami kekalahan atau hasil kurang memuaskan saat menghadapi Dewa United. Dalam pertandingan tersebut, Bojan tidak segan mengkritik keputusan taktis dan kurangnya konsistensi pemain di lini tengah. Menurutnya, kesalahan defensif dan transisi yang lambat menjadi faktor utama yang membuat Persib gagal mengamankan tiga poin.

Hodak menyoroti bahwa meskipun tim menunjukkan semangat juang, kurangnya koordinasi pada fase penguasaan bola memberi ruang bagi Dewa United untuk menguasai tempo pertandingan. Ia menambahkan bahwa pelajaran dari laga itu harus dijadikan acuan untuk memperbaiki pola permainan di laga berikutnya.

Analisis taktik dan perbaikan

  • Peran Adam Alis – Gelandang senior menjadi penentu dengan mencetak dua gol, menunjukkan pentingnya kontribusi pemain senior dalam situasi krisis.
  • Defensi – Setelah kebobolan pertama, lini belakang meningkatkan kompaksi, terutama lewat kerja keras bek tengah dalam menghalau serangan Persija di babak kedua.
  • Transisi cepat – Bojan menekankan perlunya transisi lebih cepat dari pertahanan ke serangan, sebuah aspek yang masih lemah saat melawan Dewa United.

Strategi yang diusulkan meliputi latihan penekanan tinggi, perbaikan positioning pada lini tengah, serta rotasi pemain untuk menjaga kebugaran menjelang dua laga terakhir musim.

Dampak poin terhadap klasemen

Kemenangan atas Persija mengangkat Persib ke puncak BRI Super League dengan 75 poin, tiga poin di atas Borneo FC. Dengan hanya dua pertandingan tersisa, posisi puncak masih rapuh, namun tiga poin yang diperoleh di Samarinda memperkuat peluang Persib mempertahankan gelar juara. Di sisi lain, Persija yang kini berada di posisi kedua dengan 65 poin harus mengejar ketertinggalan dalam sisa laga.

Hodak menegaskan bahwa fokus tim kini adalah menjaga konsistensi, menghindari kesalahan serupa yang terjadi saat melawan Dewa United, dan menutup musim dengan performa maksimal.

Secara keseluruhan, komentar terbuka Bojan Hodak mencerminkan sikap realistis pelatih yang menilai kemenangan bukan hanya dari sisi estetika, melainkan dari nilai poin dan pembelajaran taktis. Dengan pendekatan tersebut, Persib diharapkan dapat menutup musim dengan gelar juara dan mengatasi kelemahan yang pernah terlihat pada laga melawan Dewa United.