Frankenstein45.Com – 15 Juni 2026 | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mengonfirmasi bahwa pada sore ini tiga desa di wilayah tersebut mulai terendam air akibat luapan sungai yang dipicu oleh hujan deras selama beberapa hari terakhir.
Desa yang terdampak meliputi Desa Kuta Baro, Desa Seuneubok, dan Desa Pulo Aceh. Ketinggian air di masing‑masing lokasi diperkirakan mencapai 0,8‑1,2 meter, menenggelamkan sebagian besar rumah penduduk dan menggenangi jalur transportasi utama.
BPBD segera menyiagakan tim tanggap darurat, termasuk unit SAR, tenaga medis, dan relawan lokal. Hingga kini, sebanyak 150 orang telah dievakuasi ke posko sementara yang dibuka di Balai Desa masing‑masing. Bantuan berupa makanan siap saji, air bersih, dan perlengkapan darurat juga sudah didistribusikan.
- Tim SAR melakukan pencarian pada area yang masih terendam.
- Petugas kesehatan memantau kondisi korban untuk mencegah penyebaran penyakit.
- Tim logistik menyiapkan pasokan berkelanjutan selama 72 jam ke depan.
Pemerintah Kabupaten bersama BPBD menekankan pentingnya kewaspadaan warga, terutama dalam memantau peringatan dini banjir dan menghindari zona berisiko tinggi. Selain itu, dilakukan pengecekan kondisi bendungan kecil serta pembersihan saluran air untuk mencegah peningkatan volume air.
Direktur BPBD Aceh Barat, Ahmad Zulkifli, menyatakan bahwa upaya penanggulangan akan terus ditingkatkan dan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta TNI‑Polri sedang berlangsung untuk memperluas jangkauan evakuasi bila diperlukan.




