Frankenstein45.Com – 10 Juni 2026 | PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) melaporkan bahwa layanan cicilan emasnya mengalami peningkatan yang sangat signifikan hingga akhir April 2024. Pertumbuhan tercatat mencapai 97,90 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Angka ini mencerminkan tingginya minat nasabah terhadap produk keuangan berbasis emas yang sesuai dengan prinsip syariah. Dengan mekanisme pembayaran secara cicilan, nasabah dapat memperoleh emas tanpa harus membayar sekaligus, sehingga menjadi alternatif investasi yang lebih terjangkau.
- Jumlah nasabah baru yang memanfaatkan cicilan emas meningkat hampir dua kali lipat.
- Volume nilai transaksi cicilan emas mencapai Rp 1,2 triliun pada April 2024.
- Rata‑rata tenor cicilan yang dipilih nasabah adalah 12 bulan.
Berikut rangkuman pertumbuhan layanan cicilan emas BSI selama empat bulan pertama tahun 2024:
| Bulan | Persentase Pertumbuhan | Nilai Transaksi (Rp) |
|---|---|---|
| Januari | 45,30% | 560 miliar |
| Februari | 60,10% | 720 miliar |
| Maret | 82,75% | 950 miliar |
| April | 97,90% | 1,2 triliun |
Manajer Produk BSI, Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa strategi digitalisasi dan promosi melalui kanal‑kanal online menjadi faktor utama dorongan pertumbuhan. Selain itu, kemudahan akses melalui aplikasi perbankan dan jaringan kantor cabang memperluas jangkauan layanan.
Dengan pencapaian ini, BSI menargetkan agar layanan cicilan emas dapat menyumbang lebih besar terhadap portofolio produk syariah bank pada akhir tahun 2024. Bank berencana menambah variasi produk, termasuk opsi cicilan dengan nilai emas yang lebih fleksibel serta integrasi dengan platform e‑commerce.
Secara keseluruhan, pertumbuhan hampir 100 persen menunjukkan bahwa produk cicilan emas semakin diterima sebagai instrumen investasi yang aman dan sesuai syariah, sekaligus memberikan solusi pembiayaan yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia.




