Frankenstein45.Com – 25 April 2026 | Bank Tabungan Negara (BTN) dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan memutuskan untuk mengalokasikan seluruh laba bersih tahun berjalan guna memperkuat modal inti. Langkah ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas penyaluran kredit, khususnya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Dengan memperkuat modal, BTN menargetkan pertumbuhan kredit mencapai 10 persen pada tahun ini, melampaui proyeksi sebelumnya. Penguatan modal diharapkan dapat menambah likuiditas dan menurunkan rasio kecukupan modal (CAR) ke level yang lebih aman, sehingga bank dapat menyalurkan lebih banyak pembiayaan kepada sektor perumahan, infrastruktur, dan usaha kecil menengah (UKM).
| Item | Nilai |
|---|---|
| Laba Bersih 2023 | Rp 3,2 triliun |
| Modal Ditambah | Rp 3,2 triliun |
| Target Pertumbuhan Kredit | 10 % |
Strategi penguatan modal ini selaras dengan kebijakan regulator yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas aset dan ekspansi kredit yang berkelanjutan. BTN juga berencana memperluas jaringan cabang serta meningkatkan layanan digital untuk menjangkau nasabah lebih luas.
Para analis menilai langkah ini positif, mengingat tekanan pada sektor perbankan akibat kondisi makroekonomi yang menantang. Dengan modal yang lebih kuat, BTN dapat lebih fleksibel dalam menghadapi risiko kredit dan tetap mendukung program pemerintah dalam pembiayaan perumahan rakyat.




