Frankenstein45.Com – 03 April 2026 | JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur hari ini merayakan peluncuran buku berjudul Sejarah Islam di Kalimantan Timur: Empat Setengah Abad Jaringan Dakwah, Ulama, dan Peradaban. Buku tersebut menelusuri perjalanan Islam selama lebih dari 450 tahun di wilayah tersebut dan menekankan pentingnya memelihara semangat toleransi antar‑umat.
Penulis, Dr. Ahmad Rizal, mengumpulkan data dari arsip kolonial, catatan dakwah, serta wawancara dengan tokoh agama setempat. Ia menyoroti bagaimana jaringan dakwah yang terbentuk sejak abad ke‑17 berhasil menjalin hubungan damai dengan komunitas non‑Muslim, serta peran ulama dalam mengembangkan kebudayaan lokal.
- Era awal (1650‑1800): penyebaran Islam melalui pedagang dan mubaligh.
- Abad 19: pembentukan pesantren yang menjadi pusat pendidikan lintas agama.
- Periode kolonial: kolaborasi antara ulama dan administrasi Belanda dalam bidang sosial.
- Era kemerdekaan: peran organisasi Islam dalam pembangunan daerah.
- Masa kini: tantangan globalisasi dan pentingnya dialog antar‑umat.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Timur menegaskan bahwa buku ini menjadi “cermin sejarah yang mengajarkan nilai toleransi dan persaudaraan”. Ia menambahkan bahwa pemahaman akan warisan keagamaan dapat memperkuat persatuan dalam keragaman.
Pesan utama yang disampaikan buku ini adalah perlunya masyarakat untuk terus merawat nilai‑nilai toleransi yang telah tertanam sejak masa lampau. Penulis berharap karya ini dapat menjadi sumber belajar bagi generasi muda, pendidik, serta peneliti yang ingin menggali lebih dalam tentang interaksi antara Islam dan budaya lokal.
Peluncuran buku dihadiri oleh perwakilan lembaga keagamaan, akademisi, serta tokoh masyarakat. Seluruh hadir diberikan salinan khusus dan diharapkan dapat menyebarluaskan semangat toleransi ke seluruh pelosok provinsi.




