Frankenstein45.Com – 19 Mei 2026 | Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengumumkan bahwa cadangan beras nasional telah mencapai 5,37 juta ton per 18 Mei 2026, menandai tingkat tertinggi dalam sejarah penyimpanan beras Indonesia.
Angka tersebut melampaui rekor sebelumnya yang tercatat sekitar 5,2 juta ton pada tahun 2023. Peningkatan ini merupakan hasil kombinasi antara hasil panen yang baik, kebijakan impor yang terkontrol, serta penambahan stok strategis di gudang-gudang pemerintah.
Berikut rincian utama yang mempengaruhi tercapainya rekor ini:
- Produktivitas padi meningkat 3,5% dibandingkan tahun sebelumnya berkat penerapan varietas unggul dan teknologi irigasi.
- Pengelolaan gudang strategis yang lebih efisien, dengan tambahan kapasitas penyimpanan sebesar 200.000 ton.
- Kebijakan impor beras yang selektif, menambah 300.000 ton beras impor berkualitas tinggi.
Rekor cadangan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya dalam menghadapi fluktuasi harga dan potensi gangguan pasokan akibat cuaca ekstrem. Pemerintah berjanji akan terus memantau tingkat stok dan menyesuaikan kebijakan agar cadangan tetap berada pada level aman.
Para ahli menyarankan agar pemerintah tidak hanya fokus pada kuantitas cadangan, tetapi juga pada kualitas beras yang disimpan, termasuk pengendalian hama dan pengaturan suhu gudang untuk mencegah kerusakan.




