Frankenstein45.Com – 03 Juli 2026 | REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akan menerapkan program manasik kesehatan bagi calon jamaah haji (calhaj) mulai tahun 2027. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kesiapan jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Program manasik kesehatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada calhaj mengenai kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Dengan adanya program ini, diharapkan calhaj dapat mempersiapkan diri secara fisik dan mental sebelum melakukan perjalanan yang penuh tantangan tersebut.
Kemenhaj menjelaskan bahwa manasik kesehatan akan mencakup beberapa aspek penting, antara lain:
- Pendidikan kesehatan terkait penyakit yang umum terjadi di Tanah Suci.
- Pemberian vaksinasi yang diperlukan sebelum keberangkatan.
- Teknik menjaga kesehatan selama ibadah haji.
Program ini diharapkan dapat mengurangi risiko kesehatan yang mungkin dialami oleh jamaah haji, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan mereka selama menjalankan ibadah.
Dengan pelaksanaan manasik kesehatan ini, Kemenhaj berharap calon jamaah haji dapat lebih siap menghadapi kondisi di Tanah Suci dan menjalankan ibadah dengan baik. Kemenhaj juga akan melakukan sosialisasi terkait program ini agar seluruh calon jamaah haji mendapatkan informasi yang tepat dan akurat.




