Frankenstein45.Com – 05 Juni 2026 | Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) yang berlangsung di kawasan Rasuna Said kembali digelar, menandai komitmen Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus mempromosikan mobilitas berkelanjutan. Pada edisi kali ini, pihak Dishub menyiapkan serangkaian rekayasa arus lalu lintas dan penyesuaian layanan transportasi umum guna meminimalisir gangguan bagi pengguna jalan.
Berikut rangkaian tindakan yang diterapkan pada hari pelaksanaan CFD Rasuna Said:
- Penutupan jalan utama: Jalan Rasuna Said dari arah Jalan Prof. Dr. Satrio hingga ke Jalan HR. Rasuna Said diblokir sepenuhnya untuk kendaraan bermotor selama jam 06.00–12.00.
- Rute alternatif: Pengendara diarahkan menggunakan Jalan HR. Rasuna Said Barat, Jalan Prof. Dr. Satrio, serta akses jalur samping Jalan Buncit untuk menghindari titik penutupan.
- Penguatan transportasi publik: Penambahan frekuensi bus TransJakarta corridor 9, layanan MRT Jakarta pada stasiun Dukuh Atas, serta penambahan armada angkutan kota (AKAP) di sekitar kawasan.
- Pengaturan pejalan kaki dan pesepeda: Diberlakukan jalur khusus pejalan kaki dan sepeda berwarna kuning dengan pos pengamanan di setiap persimpangan utama.
- Pengawasan dan penegakan: Tim satpam lalu lintas serta unit kepolisian dikerahkan untuk mengatur arus kendaraan, memberi arahan, dan menegakkan larangan masuk kendaraan bermotor di zona CFD.
Selain itu, Dishub menginformasikan bahwa selama CFD, layanan taksi daring dan ojek online tetap beroperasi, namun driver diharapkan mematuhi rambu-rambu penutupan dan mengalihkan penumpang ke transportasi umum bila memungkinkan.
Untuk mengurangi kemacetan di area sekitar, masyarakat dianjurkan memanfaatkan moda transportasi alternatif, seperti MRT, LRT, atau layanan bus yang telah ditingkatkan frekuensinya. Bagi yang ingin berpartisipasi dalam CFD, disarankan datang lebih awal, memakai pakaian yang nyaman, dan mengikuti rambu-rambu keselamatan yang telah dipasang.
Dengan kombinasi penutupan jalan yang terencana, penyediaan rute alternatif, serta peningkatan layanan transportasi umum, diharapkan arus lalu lintas dapat tetap lancar dan CFD Rasuna Said dapat berlangsung aman serta ramah lingkungan.




