Frankenstein45.Com – 01 Mei 2026 | Perusahaan Solid mencatat pertumbuhan pendapatan konsolidasi sebesar 20,5% secara tahunan pada kuartal pertama 2026. Kenaikan ini terutama didorong oleh peningkatan kinerja unit bisnis pengelolaan limbah, yang menjadi pilar transformasi perusahaan menuju sektor hijau.
Berikut poin-poin utama hasil kuartal tersebut:
- Pendapatan konsolidasi mencapai sekitar Rp 1,205 triliun, naik dari Rp 1,00 triliun pada Q1 2025.
- Bisnis pengelolaan limbah menyumbang lebih dari setengah total pendapatan, meningkat sekitar 12% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
- Investasi pada teknologi ramah lingkungan meningkat 15% dibanding tahun 2025, mencakup pengembangan fasilitas daur ulang dan sistem pemantauan emisi.
Data keuangan utama dapat dilihat pada tabel berikut:
| Item | Q1 2025 | Q1 2026 | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Pendapatan Konsolidasi | Rp 1,00 triliun | Rp 1,205 triliun | +20,5% |
| Pendapatan Pengelolaan Limbah | Rp 520 miliar | Rp 582,4 miliar | +12,0% |
| Investasi Hijau | Rp 150 miliar | Rp 172,5 miliar | +15,0% |
Strategi perusahaan ke depan menekankan diversifikasi layanan lingkungan, peningkatan efisiensi operasional, serta kolaborasi dengan pemerintah dan sektor swasta untuk memperluas jaringan pengelolaan limbah. Dengan fokus pada keberlanjutan, Solid berharap dapat mempertahankan laju pertumbuhan yang kuat dan memperkuat posisinya sebagai pemain utama di industri hijau.




