Frankenstein45.Com – 18 April 2026 | Pemerintah China menyatakan apresiasi terhadap tercapainya gencatan senjata selama sepuluh hari antara Lebanon dan Israel. Pernyataan tersebut disampaikan melalui kantor perwakilan Beijing di Beirut, menekankan pentingnya penyelesaian damai dalam konflik yang telah berlangsung lama di wilayah tersebut.
Dalam pernyataannya, diplomat China menekankan bahwa semua pihak harus mematuhi resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa serta menghormati kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing. China berharap gencatan senjata ini dapat menjadi langkah awal menuju dialog yang lebih luas dan penyelesaian politik yang berkelanjutan.
Beberapa poin utama yang disorot oleh pemerintah China antara lain:
- Penghargaan atas upaya kedua belah pihak yang berhasil menghentikan aksi militer selama sepuluh hari.
- Penekanan pada pentingnya menghindari eskalasi lebih lanjut yang dapat memperburuk situasi kemanusiaan.
- Ajakan kepada komunitas internasional, khususnya negara-negara Arab dan sekutu Barat, untuk mendukung proses perdamaian.
- Pentingnya menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah demi kepentingan keamanan regional dan global.
China juga menegaskan komitmennya untuk terus memantau situasi dan menawarkan bantuan diplomatik bila diperlukan. Pemerintah Beijing menekankan bahwa perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan keamanan global.
Gencatan senjata ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan yang dipicu oleh serangan roket dari wilayah Lebanon selatan ke wilayah Israel serta balasan militer Israel. Dengan dukungan internasional, diharapkan gencatan senjata dapat diperpanjang dan menjadi dasar bagi perundingan damai yang lebih luas.




