Frankenstein45.Com – 06 Juni 2026 | Pemerintah Kota Cimahi, Jawa Barat, meluncurkan serangkaian program strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dengan menitikberatkan pada pengembangan sumber daya manusia (SDM). Inisiatif ini bertujuan menjadikan Cimahi sebagai pusat inovasi kreatif yang kompetitif di tingkat regional dan nasional.
Beberapa langkah utama yang diambil antara lain:
- Penyediaan pelatihan intensif bagi pelaku usaha kreatif di bidang desain grafis, animasi, game, fashion, dan kerajinan tangan.
- Pembentukan pusat inkubasi kreatif yang dilengkapi fasilitas studio, laboratorium digital, dan ruang kolaborasi.
- Kerjasama dengan perguruan tinggi lokal dan lembaga kejuruan untuk menyusun kurikulum yang sesuai kebutuhan industri.
- Pemberian beasiswa dan subsidi bagi startup kreatif yang berpotensi mengangkat ekonomi daerah.
- Penyelenggaraan festival dan pameran tahunan untuk mempertemukan kreator dengan pasar serta investor.
Data target yang direncanakan untuk tiga tahun ke depan dirangkum dalam tabel berikut:
| Tahun | Jumlah Pelatihan | Jumlah Startup Dibiayai | Penyerapan Tenaga Kerja (orang) |
|---|---|---|---|
| 2024 | 120 | 30 | 1.500 |
| 2025 | 150 | 45 | 2.300 |
| 2026 | 180 | 60 | 3.200 |
Walikota Cimahi, Budi Santosa, menyatakan bahwa penguatan SDM merupakan kunci utama untuk menciptakan nilai tambah dalam sektor kreatif. “Kami ingin membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan, sehingga mereka dapat bersaing di pasar global dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah kota juga menyiapkan anggaran khusus sebesar Rp 150 miliar selama periode 2024‑2026 untuk mendukung seluruh program tersebut. Dana ini akan dialokasikan untuk infrastruktur, pelatihan, serta insentif bagi pelaku usaha kreatif.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan ekosistem ekonomi kreatif di Cimahi dapat tumbuh secara berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kontribusi sektor kreatif terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kota.




