Frankenstein45.Com – 01 Mei 2026 | Ronaldo kembali menunjukkan kelasnya di Saudi Pro League ketika Al Nassr menaklukkan Al Ahli dengan skor 2-0 pada laga lanjutan pekan ke-30. Gol sundulan Cristiano pada menit ke-75 menjadi gol ke-25nya di musim ini, menambah jarak antara dirinya dan pesaing terdekat dalam perebutan gelar top skor. Penampilan gemilang sang legenda Portugal ini tak hanya mengokohkan posisi Al Nassr di puncak klasemen, tetapi juga menegaskan ambisinya menembus rekor 1.000 gol sepanjang karier.
Performa Ronaldo Menginjak Puncak
Sejak kedatangan di Arab Saudi, Cristiano Ronaldo telah mencetak total 126 gol untuk Al Nassr di semua kompetisi. Musim ini saja, ia berhasil menorehkan 25 gol, tiga gol berturut‑turut dalam tiga musim terakhir dengan angka minimal 25 gol per musim. Rekor tersebut sebelumnya hanya tercapai pada rentang 2009‑2018, sembilan musim beruntun. Dalam sembilan pertandingan terakhir, Ronaldo menambah total sembilan gol, menegaskan konsistensinya di lini serang.
Gol sundulan yang menembus gawang Edouard Mendy menjadi gol pembuka bagi Al Nassr, diikuti gol penutup Kingsley Coman pada menit ke-90. Kemenangan 2-0 memperpanjang rekor 20 pertandingan beruntun Al Nassr, dengan 16 kemenangan di liga. Dengan empat laga tersisa, jarak poin mereka dengan tim terdekat, Al Hilal, kini mencapai 11 angka, membuka peluang besar bagi mereka mengangkat trofi Saudi Pro League.
Statistik Top Skor Liga Arab Saudi
| Pemain | Gol |
|---|---|
| Cristiano Ronaldo (Al Nassr) | 25 |
| Ivan Toney (Al Hilal) | 27 |
| Salem Al-Dawsari (Al Shabab) | 19 |
| Abderrazak Hamdallah (Al Ittihad) | 18 |
| Firas Al-Buraik (Al Fateh) | 17 |
Meski masih tertinggal dua gol dari pemuncak klasemen, Ivan Toney, Ronaldo berada dalam posisi yang menguntungkan. Jika Al Nassr tetap konsisten dan Ronaldo menambah satu atau dua gol lagi, peluangnya untuk menyamai atau melampaui Toney menjadi sangat realistis.
Dampak pada Persaingan Gelar
Keberhasilan Al Nassr tidak hanya berdampak pada kompetisi individu, melainkan juga pada persaingan tim. Al Hilal, yang berada di posisi kedua, kini harus menutup celah delapan poin dengan satu pertandingan yang belum dimainkan. Tekanan semakin besar bagi mereka untuk meraih poin maksimal di sisa pekan.
Di sisi lain, Al Ahli yang mengalami kekalahan tersebut kini hanya memiliki satu pertandingan tersisa. Dengan performa defensif yang masih rapuh, peluang mereka untuk bersaing dalam perebutan gelar tampak semakin tipis.
Rekam Jejak Karier Ronaldo
Sepanjang karier, Cristiano Ronaldo telah mencetak 970 gol di level klub maupun tim nasional. Pencapaian ini menempatkannya di antara penyerang paling produktif dalam sejarah sepak bola modern. Gol ketiga di Saudi Pro League menambah koleksi tersebut, sekaligus menegaskan ambisinya untuk menembus batas 1.000 gol sebelum mengakhiri karier.
Pelatih Al Nassr, Jorge Jesus, memuji etos kerja dan ketajaman Ronaldo di lapangan. “Cristiano tetap menjadi contoh bagi seluruh tim. Ketajamannya di kotak penalti dan kemampuan mengubah situasi menjadi peluang sangat berharga bagi kami,” ujar Jesus dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Dengan sisa empat pertandingan, Al Nassr berada di jalur yang tepat untuk mengamankan gelar liga pertama mereka sejak pendirian klub pada 1970-an. Jika mereka berhasil mempertahankan performa ofensif dan pertahanan yang solid, musim ini akan tercatat sebagai era keemasan bagi sang klub dan sang bintang Portugal.
Secara keseluruhan, gol ketiga Ronaldo dalam pertandingan melawan Al Ahli bukan sekadar angka pada papan skor, melainkan simbol kebangkitan kembali sang legenda dalam kompetisi baru. Perjalanan menuju top skor dan gelar juara semakin jelas, dan para penggemar sepak bola di seluruh dunia menantikan aksi-aksi menakjubkan selanjutnya dari Cristiano Ronaldo di tanah Arab Saudi.







