Frankenstein45.Com – 04 Mei 2026 | Barito Putera menorehkan kemenangan spektakuler 8-3 atas Persipal FC pada laga terakhir Putaran Kedua Grup B Liga 2, namun hasil tersebut tidak cukup untuk mengamankan tiket promosi ke Liga Super. Pertandingan yang digelar di Stadion XYZ pada 2 April 2024 ini menjadi sorotan utama setelah Barito Putera mencetak delapan gol, mencetak rekor tertinggi dalam satu pertandingan musim ini.
Berikut rangkaian gol yang tercatat:
| Waktu | Tim | Pencetak Gol |
|---|---|---|
| 12′ | Barito Putera | Andi Prasetyo |
| 25′ | Barito Putera | Rizky Hidayat |
| 33′ | Persipal FC | Fajar Nugroho |
| 41′ | Barito Putera | Satria Wibowo |
| 55′ | Barito Putera | Agus Saputra |
| 63′ | Barito Putera | Rudi Hartono |
| 70′ | Barito Putera | Hendri Kurniawan |
| 78′ | Barito Putera | Jefri Lestari |
| 85′ | Barito Putera | Muhammad Iqbal |
| 90+2′ | Persipal FC | Adi Setiawan |
Walaupun Barito Putera menambah selisih gol secara signifikan, posisi mereka di klasemen grup tidak berubah secara drastis. Sebelum laga ini, Barito Putera berada di posisi ketiga dengan 15 poin, sementara dua tim teratas—Persijap Jepara (19 poin) dan PSIM Yogyakarta (18 poin)—sudah mengamankan tempat promosi. Kemenangan 8-3 hanya meningkatkan selisih gol Barito Putera, namun poin yang didapat hanya tiga, membuat jarak mereka dengan juara grup tetap lebih dari tiga angka.
Ketidakmampuan Barito Putera untuk menyalip dua tim teratas terutama disebabkan oleh:
- Kurangnya kemenangan di pertandingan-pertandingan sebelumnya, khususnya melawan tim-tim papan atas grup.
- Ketergantungan pada serangan, sementara pertahanan masih rawan kebobolan, terbukti dari tiga gol yang diterima dari Persipal.
- Faktor selisih poin yang tidak dapat diatasi hanya dengan satu pertandingan tambahan.
Dengan hasil ini, Barito Putera harus menunggu hasil akhir kompetisi di grup lain. Jika tim-tim pesaing tetap konsisten, peluang mereka untuk melaju ke Liga Super akan sangat tipis. Manajemen klub sudah menyatakan tekad untuk kembali lebih kuat di musim berikutnya, dengan menambah kedalaman skuad dan memperbaiki lini pertahanan.
Berita ini menegaskan bahwa dalam kompetisi Liga 2, sekadar mencetak gol banyak tidak selalu menjamin promosi; konsistensi dalam meraih poin tetap menjadi faktor penentu utama.




