Dalam 5 Tahun Pelanggan Kereta di Sumbar Naik 81 Persen, KAI Rencanakan Reaktivasi Jalur Mati
Dalam 5 Tahun Pelanggan Kereta di Sumbar Naik 81 Persen, KAI Rencanakan Reaktivasi Jalur Mati

Dalam 5 Tahun Pelanggan Kereta di Sumbar Naik 81 Persen, KAI Rencanakan Reaktivasi Jalur Mati

Frankenstein45.Com – 20 Juni 2026 | Kereta api di Sumatera Barat mengalami pertumbuhan signifikan selama lima tahun terakhir. Data internal Kereta Api Indonesia (KAI) menunjukkan peningkatan jumlah penumpang sebesar 81 persen, menandakan tren positif dalam penggunaan transportasi rel di wilayah ini.

Latar Belakang Pertumbuhan

Beberapa faktor mendorong lonjakan penumpang, antara lain peningkatan kualitas layanan, penambahan jadwal, serta upaya pemasaran yang lebih agresif. Selain itu, kondisi ekonomi regional yang membaik turut meningkatkan daya beli masyarakat untuk memilih kereta api sebagai moda transportasi utama.

Rencana Reaktivasi Jalur Mati

KAI menilai bahwa jaringan kereta di Sumatera memiliki peran historis penting dalam konektivitas antar kota. Oleh karena itu, perusahaan mulai meninjau kembali jalur-jalur yang saat ini tidak beroperasi (jalur mati) dengan tujuan mengembalikannya ke layanan reguler.

  • Identifikasi jalur prioritas berdasarkan potensi penumpang.
  • Studi kelayakan teknis dan ekonomi.
  • Koordinasi dengan pemerintah daerah dan pusat.
  • Penggalangan dana serta kemungkinan kerjasama publik‑swasta.

Proyeksi Manfaat

Jika berhasil, reaktivasi jalur mati diperkirakan dapat menambah kapasitas transportasi hingga 30 persen, mengurangi kemacetan jalan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan mobilitas barang dan orang.

Dengan momentum pertumbuhan penumpang yang kuat, KAI berharap rencana ini dapat segera diwujudkan dalam beberapa tahun ke depan, menjadikan jaringan kereta di Sumatera Barat lebih komprehensif dan berkelanjutan.