Frankenstein45.Com – 09 Mei 2026 | Pemerintah pusat menyalurkan hibah sekitar Rp140 juta melalui program Mangrove for Coastal Resilience (M4CR) untuk memperkuat ekowisata mangrove di Kabupaten Penajam, Kalimantan Timur. Dana ini diharapkan meningkatkan ketahanan pesisir sekaligus membuka peluang ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
Latar Belakang
Wilayah pesisir Penajam memiliki ekosistem mangrove yang luas namun masih kurang dimanfaatkan secara optimal. Mangrove tidak hanya berperan sebagai penahan abrasi, tetapi juga sebagai habitat satwa laut dan sumber mata pencaharian melalui ekowisata.
Tujuan Hibah
- Mengembangkan fasilitas wisata berbasis alam yang ramah lingkungan.
- Memberdayakan komunitas lokal melalui pelatihan dan penciptaan lapangan kerja.
- Meningkatkan kapasitas pengelolaan mangrove untuk mengurangi dampak perubahan iklim.
Rincian Anggaran
| Komponen | Jumlah (Rp) |
|---|---|
| Pembangunan jalur interpretasi dan papan informasi | 30.000.000 |
| Pelatihan pemandu wisata dan pengelolaan mangrove | 25.000.000 |
| Pembuatan sarana pendukung (balai, toilet ramah lingkungan) | 45.000.000 |
| Pemasaran dan promosi digital | 20.000.000 |
| Monitoring dan evaluasi | 20.000.000 |
Dampak yang Diharapkan
Dengan dana tersebut, diharapkan jumlah kunjungan wisatawan meningkat, pendapatan rumah tangga lokal naik, dan kondisi mangrove menjadi lebih terjaga. Selain itu, proyek ini dapat menjadi contoh bagi daerah pesisir lain dalam mengintegrasikan konservasi dengan ekonomi kreatif.
Pemerintah daerah dan komunitas setempat berkomitmen untuk mengoptimalkan penggunaan dana hibah, memastikan transparansi, serta melibatkan stakeholder dalam setiap tahapan pelaksanaan.




