Dasco Optimistis Investor Global Tetap Nyaman Berinvestasi di BEI Meski Rupiah Melempem
Dasco Optimistis Investor Global Tetap Nyaman Berinvestasi di BEI Meski Rupiah Melempem

Dasco Optimistis Investor Global Tetap Nyaman Berinvestasi di BEI Meski Rupiah Melempem

Frankenstein45.Com – 19 Mei 2026 | Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco, menegaskan bahwa meskipun nilai tukar rupiah mengalami pelemahan signifikan, para investor global masih merasa nyaman berinvestasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah forum ekonomi yang membahas tantangan makroekonomi Indonesia.

Dasco menyoroti bahwa daya tarik BEI tetap kuat karena beberapa faktor utama, antara lain:

  • Regulasi yang semakin responsif: Pemerintah dan otoritas pasar modal terus memperbaiki regulasi untuk meningkatkan transparansi, perlindungan investor, dan efisiensi proses perdagangan.
  • Likuiditas yang terjaga: Volume perdagangan harian BEI tetap tinggi, mencerminkan minat yang konsisten dari institusi domestik maupun asing.
  • Diversifikasi sektor: Daftar perusahaan tercatat mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari infrastruktur, energi terbarukan, hingga teknologi, memberikan peluang pertumbuhan yang beragam.

Selain itu, Dasco menambahkan bahwa pelemahan rupiah tidak serta merta menurunkan nilai investasi asing karena banyak investor mengadopsi strategi hedging dan mengandalkan aset berbasis dolar dalam portofolio mereka.

Beberapa langkah kebijakan yang sedang dipersiapkan untuk memperkuat iklim investasi meliputi:

  1. Penyederhanaan prosedur perizinan bagi perusahaan yang ingin go public.
  2. Peningkatan sistem pelaporan keuangan berbasis teknologi (e‑reporting) untuk mempercepat audit dan verifikasi.
  3. Penguatan kerangka tata kelola perusahaan (corporate governance) guna menurunkan risiko korporasi.

Para analis pasar menilai bahwa selama reformasi regulasi terus berlanjut dan kondisi fundamental ekonomi tetap stabil, BEI akan terus menjadi tujuan utama bagi aliran modal asing, meskipun fluktuasi nilai tukar tetap menjadi tantangan.