Frankenstein45.Com – 21 Mei 2026 | Universitas Nusa Mandiri (UNM) mengumumkan perpanjangan batas akhir pengiriman makalah untuk International Conference on Information Technology and Research Innovation (ICITRI) 2026. Pengumuman ini menjadi kabar gembira bagi peneliti, akademisi, praktisi, dan mahasiswa yang ingin menampilkan hasil riset AI mereka di panggung internasional.
Awalnya, deadline ditetapkan pada 31 Mei 2024, namun kini diperpanjang hingga 15 Juni 2024, memberikan tambahan dua minggu bagi para kontributor untuk menyelesaikan naskah mereka.
ICITRI 2026 akan diselenggarakan pada bulan September 2026 di kampus UNM, Depok, dengan tema “Inovasi AI untuk Transformasi Digital Global”. Konferensi ini menargetkan partisipasi dari lebih 30 negara dan akan menampilkan sesi plenary, workshop, serta panel diskusi yang melibatkan pakar AI terkemuka.
Berikut beberapa topik utama yang diprioritaskan:
- Machine Learning dan Deep Learning
- Computer Vision dan Pengolahan Citra
- Natural Language Processing
- AI untuk Kesehatan dan Bioinformatika
- Etika AI dan Keamanan Siber
- AI dalam Bisnis dan Ekonomi Digital
Proses pengajuan makalah dapat dilakukan melalui portal resmi konferensi dengan langkah-langkah berikut:
- Registrasi akun penulis di situs ICITRI 2026.
- Unggah abstrak (maksimal 300 kata) untuk mendapatkan persetujuan awal.
- Setelah abstrak diterima, unggah manuskrip lengkap dalam format PDF.
- Lakukan pembayaran biaya pendaftaran sesuai paket yang dipilih.
- Terima konfirmasi penerimaan dan persiapkan presentasi untuk sesi konferensi.
Biaya pendaftaran dibedakan untuk mahasiswa, peneliti independen, dan institusi, dengan potongan khusus bagi peserta dari negara berkembang. Semua makalah yang diterima akan dipublikasikan dalam prosiding konferensi yang terindeks Scopus dan IEEE Xplore.
Para peneliti yang tertarik dapat mengakses panduan lengkap dan template penulisan di portal resmi tanpa harus mengklik tautan eksternal. Untuk pertanyaan lebih lanjut, dapat menghubungi tim panitia melalui email resmi conference@unm.ac.id.
Perpanjangan deadline ini diharapkan meningkatkan kualitas dan kuantitas kontribusi ilmiah, sekaligus memperkuat posisi UNM sebagai pusat inovasi digital di Asia Tenggara.




