Demi Peran di “Gudang Merica”, Arla Ailani Rela Tumbuhkan Bulu Ketiak
Demi Peran di “Gudang Merica”, Arla Ailani Rela Tumbuhkan Bulu Ketiak

Demi Peran di “Gudang Merica”, Arla Ailani Rela Tumbuhkan Bulu Ketiak

Frankenstein45.Com – 13 Mei 2026 | Aktris muda Arla Ailani kembali mencuri perhatian publik setelah mengungkapkan langkah ekstrem yang ia lakukan demi memerankan karakter dalam film terbaru sutradara Imam Darto berjudul Gudang Merica. Dalam sebuah wawancara, Arla mengaku menumbuhkan bulu ketiak secara alami agar penampilannya selaras dengan profil karakter yang diperankannya, seorang wanita pedagang rempah yang hidup di era kolonial.

Metode akting yang diambil Arla ini menegaskan komitmen totalitasnya sebagai seorang aktris. Ia menjelaskan bahwa karakter tersebut memiliki kebiasaan tidak mencukur ketiak karena keterbatasan fasilitas pada masa itu, sehingga penampilan alami menjadi bagian penting dalam proses penciptaan karakter.

Berikut rangkaian langkah yang diambil Arla dalam persiapan peran tersebut:

  • Menghentikan penggunaan produk cukur dan deodoran selama dua minggu terakhir sebelum syuting.
  • Memperhatikan kebersihan kulit dengan rutin mencuci menggunakan sabun ringan.
  • Berlatih gerakan tubuh dan ekspresi wajah yang sesuai dengan latar sejarah film.

Sutradara Imam Darto menyambut keputusan Arla dengan apresiasi tinggi. “Kita memang mencari keaslian dalam setiap detail, dan Arla menunjukkan keberanian luar biasa untuk menyesuaikan diri dengan kondisi zaman yang digambarkan,” kata Darto dalam konferensi pers.

Film Gudang Merica sendiri mengisahkan perjuangan sekelompok pedagang rempah di Pelabuhan Belawan pada akhir abad ke-19, menyoroti konflik antara kepentingan kolonial dan aspirasi lokal. Produksi ini melibatkan tim riset kostum dan properti yang menelusuri arsip-arsip sejarah untuk memastikan akurasi visual.

Reaksi penonton awal terhadap teaser film menunjukkan antusiasme tinggi. Banyak yang memuji keberanian Arla dalam menampilkan detail fisik yang jarang terlihat di layar lebar. Kritikus film menilai bahwa pendekatan ini dapat menambah kedalaman psikologis karakter, sekaligus meningkatkan nilai autentik film.

Selain menantang secara fisik, Arla juga harus menguasai bahasa Jawa Kuno yang digunakan dalam dialog sebagian besar adegan. Ia mengikuti kursus intensif selama tiga bulan dengan pakar bahasa untuk memastikan pengucapan yang tepat.

Dengan kombinasi penampilan fisik yang autentik dan penguasaan bahasa, Arla berharap dapat memberikan kontribusi signifikan pada kesuksesan Gudang Merica. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop-bioskop nasional pada akhir Agustus mendatang.