Frankenstein45.Com – 26 Juni 2026 | Pada Jumat, 26 Juni 2026, sebuah aksi demonstrasi yang berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, berubah menjadi kerusuhan pada malam hari. Demonstrasi yang awalnya damai berujung pada bentrokan antar peserta dan aparat keamanan.
Polisi Surabaya melaporkan bahwa mereka berhasil menahan 13 orang yang dicurigai menjadi provokator dan terlibat dalam tindakan kekerasan. Ketiga orang tersebut langsung digelandang untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Pernyataan resmi kepolisian menyebutkan bahwa identifikasi para provokator dilakukan melalui rekaman CCTV, saksi mata, serta barang bukti yang berhasil diamankan di lokasi.
- 13 orang diamankan dan digelandang.
- Barang bukti berupa benda keras yang diduga dipakai untuk melukai pihak lain disita.
- Aparat keamanan memperketat pengawasan di sekitar gedung dan jalur masuk.
Kekerasan tersebut menimbulkan kerusakan pada fasilitas Grahadi serta mengganggu ketertiban umum, namun hingga kini tidak ada laporan mengenai korban jiwa.
Pemerintah daerah Surabaya menegaskan komitmen untuk menghormati hak warga menyuarakan aspirasi, tetapi menolak segala bentuk tindakan kekerasan. Mereka menambahkan bahwa pihak berwenang akan terus memantau situasi demi menjaga keamanan publik.
Penyelidikan akan dilanjutkan untuk mengungkap jaringan provokator serta motif di balik kerusuhan tersebut, dengan harapan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.




