Deres Buku Dorong Budaya Literasi di Temanggung
Deres Buku Dorong Budaya Literasi di Temanggung

Deres Buku Dorong Budaya Literasi di Temanggung

Frankenstein45.Com – 17 Mei 2026 | Komunitas Suluk Lamuk yang berbasis di Temanggung, Jawa Tengah, menggelar kegiatan bertajuk “Deres Buku” pada Sabtu, 16 Mei 2024. Acara ini merupakan upaya konkret untuk memperkuat budaya literasi di wilayah tersebut dengan mengajak warga, terutama generasi muda, untuk lebih mencintai membaca.

Deres Buku mengusung konsep tukar‑ganti buku yang bersifat sukarela. Setiap peserta diharapkan membawa buku yang sudah tidak lagi dibaca, kemudian menukarnya dengan buku lain yang tersedia. Aktivitas ini tidak hanya memperluas koleksi bacaan pribadi, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dalam komunitas.

  • Tujuan utama: Meningkatkan minat baca, memperluas akses buku, dan menumbuhkan kebiasaan literasi sejak dini.
  • Peserta: Lebih dari 150 orang, termasuk pelajar, guru, orang tua, dan anggota komunitas.
  • Kegiatan pendukung: Diskusi singkat tentang manfaat membaca, lokakarya menulis kreatif, serta sesi berbagi rekomendasi buku.

Selama acara, panitia menyiapkan area khusus untuk menampilkan koleksi buku anak, remaja, dan dewasa. Pengunjung dapat menelusuri rak-rak sementara relawan membantu mencocokkan buku yang diinginkan dengan buku yang tersedia. Selain itu, terdapat pojok “Cerita Cepat” dimana peserta dapat membaca cuplikan singkat dari buku-buku pilihan.

Hasil awal menunjukkan antusiasme tinggi. Lebih dari 80% peserta melaporkan bahwa mereka menemukan buku baru yang menarik dan berencana untuk terus berpartisipasi dalam program serupa. Beberapa sekolah setempat juga menyatakan niat untuk menjadikan Deres Buku sebagai agenda rutin tahunan.

Keberhasilan Deres Buku diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain yang ingin meningkatkan budaya literasi. Komunitas Suluk Lamuk berencana memperluas jangkauan kegiatan dengan melibatkan perpustakaan desa, organisasi kepemudaan, dan sponsor lokal untuk menyediakan lebih banyak buku serta fasilitas pendukung.