Detik-detik Taksi Listrik Hijau Tertabrak KRL di Bekasi Timur, Kendaraan Tampak Diam
Detik-detik Taksi Listrik Hijau Tertabrak KRL di Bekasi Timur, Kendaraan Tampak Diam

Detik-detik Taksi Listrik Hijau Tertabrak KRL di Bekasi Timur, Kendaraan Tampak Diam

Frankenstein45.Com – 28 April 2026 | Sebuah taksi listrik berwarna hijau milik Xanh SM terlibat tabrakan dengan kereta listrik komuter (KRL) pada Jumat pagi di wilayah Bekasi Timur. Insiden tersebut langsung menjadi sorotan publik setelah video singkat yang menampilkan kerusakan pada kedua kendaraan tersebar luas di platform media sosial.

Tim kepolisian setempat serta pihak PT KAI segera tiba di lokasi untuk melakukan penyelidikan. Polisi mencatat bahwa pengemudi taksi tidak melanggar lampu lalu lintas, namun masih menunggu hasil forensik untuk memastikan penyebab utama. Sementara itu, tim teknis Xanh SM menegaskan bahwa kendaraan listrik mereka telah menjalani pemeriksaan rutin dan tidak ada keluhan sebelumnya.

Reaksi netizen pun mengalir deras setelah video tersebut diunggah ke Instagram, yang kemudian menutup kolom komentar karena jumlah interaksi yang sangat tinggi. Beberapa komentar yang paling menonjol antara lain:

  • “Kendaraan listrik harusnya lebih aman, kenapa masih bisa tertabrak?”
  • “Semoga tidak ada yang terluka, tapi video ini menakutkan!”
  • “Apakah regulasi jalur rel sudah cukup ketat untuk kendaraan listrik?”
  • “Xanh SM harus periksa kembali sistem pengerangan mereka.”

Pihak berwenang menegaskan bahwa investigasi masih berlangsung dan akan mengeluarkan rekomendasi keselamatan tambahan bila diperlukan. Mereka juga mengingatkan pengendara kendaraan listrik untuk selalu memperhatikan rambu lalu lintas khusus di sekitar perlintasan kereta api, serta menunggu sinyal aman sebelum melanjutkan perjalanan.

Insiden ini menambah daftar peristiwa kecelakaan yang melibatkan kendaraan listrik di Indonesia, memicu perdebatan tentang kesiapan infrastruktur transportasi dalam mengakomodasi kendaraan ramah lingkungan. Hingga kini, belum ada laporan cedera serius, namun proses audit teknis dan hukum masih berjalan.