Dibakar Mantan Suami, Seorang Perempuan dan Ibunya di Jepara Alami Luka Bakar 90 Persen
Dibakar Mantan Suami, Seorang Perempuan dan Ibunya di Jepara Alami Luka Bakar 90 Persen

Dibakar Mantan Suami, Seorang Perempuan dan Ibunya di Jepara Alami Luka Bakar 90 Persen

Frankenstein45.Com – 04 April 2026 | Peristiwa mengerikan terjadi pada Jumat, 3 April 2026, di Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. Seorang pria berusia 64 tahun yang diidentifikasi dengan inisial W diduga sengaja menyalakan api terhadap mantan istrinya dan ibu mertuanya, menyebabkan kedua korban mengalami luka bakar serius.

Korban, seorang wanita berusia 45 tahun dan ibunya yang berusia 70 tahun, mengalami luka bakar derajat tiga dengan luas luka mencapai sekitar 90 % dari total tubuh. Kedua korban segera dilarikan ke rumah sakit di Jepara untuk perawatan intensif.

Saksi mata melaporkan bahwa pelaku membawa tabung gas dan menyalakan api di halaman rumah korban sebelum melarikan diri. Polisi setempat tiba di lokasi tak lama setelah laporan diterima, melakukan penangkapan terhadap pelaku di tempat kejadian.

Berikut kronologi singkat kejadian:

  • 15.30 WIB – Pelaku tiba di rumah korban dengan membawa tabung gas.
  • 15.45 WIB – Pelaku menyalakan api pada pintu masuk rumah.
  • 16.00 WIB – Tetangga melaporkan kejadian kepada pihak berwajib.
  • 16.15 WIB – Polisi tiba, melakukan evakuasi korban, dan menangkap pelaku.

Motif di balik aksi pembakaran masih dalam penyelidikan. Polisi mencurigai adanya perselisihan pribadi atau sengketa harta yang memicu tindakan ekstrem tersebut.

Setelah penangkapan, W resmi dinyatakan tersangka dalam kasus pembunuhan dengan unsur penganiayaan berat. Ia akan menjalani pemeriksaan lanjutan dan selanjutnya akan diproses di Pengadilan Negeri Jepara.

Masyarakat setempat menyatakan kecaman keras atas kejadian ini dan menuntut peningkatan keamanan serta penegakan hukum yang tegas. Pihak berwenang juga mengimbau warga untuk melaporkan tanda‑tanda kekerasan secara cepat serta menyediakan pertolongan pertama kepada korban kebakaran.