Frankenstein45.Com – 28 Mei 2026 | Baru-baru ini, Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) melaporkan telah memaksa sebuah kapal tanker milik Amerika Serikat untuk berbalik arah di wilayah Selat Hormuz. Insiden terjadi pada pagi hari Kamis, 28 Mei 2026, tak lama setelah kapal tersebut berusaha melewati jalur pelayaran yang dipandang sensitif oleh pihak Tehran.
- Jenis kapal: Tanker kargo minyak mentah
- Negara pemilik: Amerika Serikat
- Lokasi: Selat Hormuz, sekitar 15 mil laut dari perairan Iran
- Waktu: Pagi Kamis, 28 Mei 2026
Pihak Amerika Serikat menanggapi dengan menyatakan bahwa kapal tersebut beroperasi sesuai dengan hukum internasional dan tidak menerima ancaman apa pun. Kedutaan Besar AS di Teheran menegaskan akan mengajukan protes diplomatik serta meminta klarifikasi lebih lanjut mengenai alasan penolakan izin lintas selat.
Insiden ini menambah ketegangan yang sudah lama berlangsung di Selat Hormuz, jalur strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab dan menjadi rute utama bagi transportasi minyak dunia. Setiap gangguan di wilayah ini dapat berpotensi mempengaruhi harga energi global dan menimbulkan kekhawatiran keamanan bagi kapal komersial lain.
Sejumlah analis geopolitik menilai tindakan IRGC sebagai bagian dari strategi Tehran untuk menegaskan kedaulatan wilayah perairan di sekitar pulau-pulau strategis, sekaligus memberikan sinyal kuat kepada negara-negara Barat tentang konsekuensi apabila melanggar peraturan yang ditetapkan Iran.




