Dirjen KPM Komdigi: Pers garda terdepan lawan hoaks dan disinformasi
Dirjen KPM Komdigi: Pers garda terdepan lawan hoaks dan disinformasi

Dirjen KPM Komdigi: Pers garda terdepan lawan hoaks dan disinformasi

Frankenstein45.Com – 10 Mei 2026 | Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda, menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai barisan pertama dalam memerangi hoaks dan disinformasi. Dalam sebuah wawancara, ia menyampaikan bahwa era digital menuntut media tradisional untuk beradaptasi sekaligus meningkatkan akurasi pemberitaan.

  • Pelatihan literasi media bagi wartawan dan redaksi.
  • Kerjasama dengan lembaga fact‑checking independen untuk verifikasi cepat.
  • Penyediaan portal resmi yang memuat klarifikasi dan penjelasan resmi pemerintah.
  • Peningkatan kapasitas teknis dalam penggunaan alat deteksi deepfake dan manipulasi visual.

Fifi Aleyda menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, platform digital, dan organisasi media sangat penting. Ia mengingatkan bahwa upaya melawan hoaks tidak dapat berhasil bila hanya dilakukan secara unilateral. “Jika semua pemangku kepentingan bersinergi, maka masyarakat akan lebih mudah mengidentifikasi informasi yang valid,” ujarnya.

Selain itu, Kementerian Komunikasi dan Digital berkomitmen untuk memperkuat regulasi yang menuntut transparansi algoritma platform sosial media, sehingga penyebaran berita palsu dapat diminimalisir. Namun, ia menekankan bahwa regulasi harus seimbang agar tidak mengancam kebebasan pers.

Dengan menempatkan pers sebagai garda terdepan, diharapkan masyarakat Indonesia dapat menikmati informasi yang akurat, terpercaya, dan bebas dari manipulasi. Upaya bersama ini diharapkan dapat menurunkan tingkat penyebaran hoaks, meningkatkan kepercayaan publik terhadap media, serta memperkokoh demokrasi informasi di tanah air.